KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Imbas Pandemi, Stok Darah PMI Salatiga Menipis

Imbas Pandemi, Stok Darah PMI Salatiga Menipis

Imbas Pandemi, Stok Darah PMI Salatiga Menipis

Ketua PMI kota Salatiga Muh Haris saat mengecek pelaksanaan donor darah di Pasaraya-2  Salatiga rabu 10 february 2021

RASIKAFM – Akibat masa pandemi covid 19 yang berkepanjanggan hingga laranggan kegiatan berkumpul membuat animo masyarakat melakukan donor darah berkurang.

Menyikapi hal itu, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Salatiga mendorong masyarakat untuk kembali menjadi donor darah mengingat stok darah menipis selama pandemi Covid-19.

Saat ini bahkan PMI Kota Salatiga sempat jemput bola dengan menggelar Kegiatan Donor Darah di Pasar Raya 2, Rabu (10/2/2021) dengan melibatkan Paguyuban Pedagang Pasar setempat,

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=gR87AgMmXQI[/embedyt]

“Selain untuk menjaring pendonor darah di pasar, hal ini juga merupakan usaha PMI untuk memenuhi kebutuhan darah di wilayah Kota Salatiga,”kata Muh Haris Ketua PMI Kota Salatiga, kepada rasikafm.com disela kegiatan.

Ditambahkan Muh Haris selama pandemi ini stok darah di PMI Kota Salatiga sangat menghawatirkan karena hampir setiap hari selalu menipis. Padahal kebutuhan darah setiap hari selalu ada.

Sementara itu Meski baru pertama kali kegiatan ini dilaksanakan, untuk donor darah kali ini berhasil mendapatkan 22 kantong darah.”Harapannya ke depan para pedagang maupun pengunjung pasar raya 2 dapat mendonorkan darahnya kembali saat PMI membuka gerai donor darah,” kata Tri Sukrisdyanto wakil kepala Markas PMI kota Salatiga

Tri menambahkan dalam kesempatan ini juga sekaligus dibagikan masker oleh ketua PMI bagi para pedagang serta pengunjung Pasar Raya 2 yang tidak memakai masker, sebagai langkah pencegahan penularan Covid-19, (rief)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang