URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah hadir sebagai guru tamu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Yogyakarta pada Senin, 14 Juli 2025 untuk mendukung peningkatan literasi digital pelajar baru angkatan 2025. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman sejak dini tentang penggunaan internet dan media sosial yang sehat, pengawasan gawai, serta pentingnya keamanan data pribadi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Isi Materi MPLS, PLN Icon Plus Bekali Siswa dengan Edukasi Internet Sehat

Isi Materi MPLS, PLN Icon Plus Bekali Siswa dengan Edukasi Internet Sehat

Isi Materi MPLS, PLN Icon Plus Bekali Siswa dengan Edukasi Internet Sehat

Lia perwakilan PLN Icon Plus jateng saat isi materi

RASIKAFM. COM | JOGYAKARTA – Dalam upaya mendukung peningkatan literasi digital di kalangan pelajar, PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah hadir sebagai guru tamu dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 4 Yogyakarta, Senin (14/7).

Mengusung tema “Penggunaan Internet dan Media Sosial Sehat serta Pengawasan Penggunaan Gawai”, kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa baru angkatan 2025.

Melalui paparan interaktif serta studi kasus ringan, perwakilan PLN Icon Plus memberikan pemahaman penting mengenai kesadaran digital sejak dini. Materi mencakup penggunaan media sosial yang bijak, cara mengenali hoaks, menjaga keamanan data pribadi, hingga mengatur waktu penggunaan gawai secara seimbang.

“Kami ingin membekali adik-adik dengan pemahaman dasar agar tidak hanya menjadi pengguna internet, tetapi juga warga digital yang cerdas, aman, dan bertanggung jawab,” ujar Lia Nasution, perwakilan PLN Icon Plus Jateng yang hadir sebagai narasumber.

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PLN Icon Plus dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan sekaligus membangun karakter pelajar yang tangguh di era teknologi.

Kepala Sekolah SMPN 4 Yogyakarta melalui Guru IT, Ibu Rian, menyambut baik sinergi yang terjalin.

“Kolaborasi dengan PLN Icon Plus membuka wawasan baru bagi siswa kami tentang dunia digital yang sehat dan aman. Ini sangat relevan dengan tantangan remaja masa kini,” ungkapnya.

General Manager PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah, Arif Rohmatin, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendampingi dunia pendidikan menghadapi era digital yang terus berkembang.

“Edukasi digital seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap teknologi, tetapi juga memiliki literasi digital yang baik. Kami percaya bahwa literasi digital adalah pondasi utama menuju masa depan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Arif.

Melalui kehadiran aktif di forum-forum pendidikan seperti MPLS, PLN Icon Plus terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun ekosistem digital yang sehat, aman, dan memberdayakan, khususnya bagi generasi muda Indonesia. (rief)

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
Sistem Kelistrikan Jawa Makin Stabil, PLN Berhasil Pulihkan Pembangkit yang Sempat Gangguan
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus Pastikan Keandalan Jaringan lewat Perapihan Kabel Optik di Repeater Telemoyo
PLN Icon Plus menyelenggarakan ICONNET Virtual Academy bertema Winning Mindset for Winning Sales di Grand Mercure Yogyakarta pada 25–26 Agustus 2025, diikuti puluhan peserta dari berbagai regional dan unit kerja di seluruh Indonesia. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Niaga dan Pemasaran PLN Icon Plus, Joice Lanny Wantania, serta jajaran manajemen, dengan tujuan memperkuat daya saing ICONNET melalui standarisasi produk, program kerja, dan proses bisnis layanan ritel.
ICONNET Virtual Academy: PLN Icon Plus Tegaskan Komitmen Layanan Unggul dan Adaptif
PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah menggelar kegiatan donor darah bersama RS Kariadi Semarang di Semarang sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan. Acara ini diikuti antusias oleh karyawan, mitra kerja, dan masyarakat sekitar pada hari kegiatan berlangsung, menunjukkan semangat berbagi yang tetap kuat.
PLN Icon Plus Gelar Donor Darah, Wujud Kepedulian Sosial dan Kemanusiaan

INFOGRAFIS

TERKINI

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan...
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa...
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa. Aksi muncul setelah siswa mendapat informasi lahan tersebut akan digunakan untuk ruang praktik. Kepala sekolah menyebut persoalan terjadi akibat miskomunikasi dan memastikan ruang ekspresi tetap dibangun di lokasi berbeda, sementara sekolah menggelar audiensi untuk menjelaskan perubahan tersebut.
Merasa Kecewa dengan Sekolah, Ratusan Siswa SMK 1 Salatiga Gelar Aksi Demo
Ratusan siswa SMK Negeri 1 Salatiga menggelar aksi di lingkungan sekolah pada Senin untuk mempertanyakan perubahan rencana pembangunan fasilitas yang sebelumnya disepakati sebagai ruang ekspresi siswa....
Pendidikan Indonesia dinilai perlu memperkuat keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Sistem pendidikan tidak cukup hanya mengukur keberhasilan melalui nilai, tetapi juga perlu menumbuhkan integritas, empati, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta akhlak. Penguatan kurikulum dan sistem pendidikan menjadi langkah penting untuk membentuk generasi yang cerdas sekaligus berkarakter.
Kontradiksi Pendidikan, Ketika Nilai Rapor Lebih Penting dari Karakter
Pendidikan Indonesia dinilai perlu memperkuat keseimbangan antara capaian akademik dan pembentukan karakter peserta didik sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045. Sistem pendidikan tidak...
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 10 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 24,6 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara masyarakat diminta mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan serta gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Tengah.
10 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 10 Agustus 2026, didominasi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 5 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara di Semarang 24,1 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi secara tidak merata di wilayah pegunungan, dataran tinggi, sebagian Jawa Tengah bagian timur, dan sekitarnya.
05 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Jawa Tengah
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved