KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Jelang Hari Ibu, Pemkot Salatiga Gelar Fashion Show Batik

Jelang Hari Ibu, Pemkot Salatiga Gelar Fashion Show Batik

Jelang Hari Ibu, Pemkot Salatiga Gelar Fashion Show Batik

Salah satu peserta fashion show Peringatan Hari Ibu Kota Salatiga tahun 2024 di Gedung KORPRI Salatiga, Rabu(4/12/2024). Foto dok IST

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemkot Salatiga menggelar Fashion Show Peringatan Hari Ibu Kota Salatiga tahun 2024 di Gedung KORPRI Salatiga, Rabu(4/12/2024). Fashion Show yang mengusung tema Pesta dan Mendunia Bersama Batik Salatiga ini diikuti 59 peserta dari berbagai kalangan.

Pj. Ketua TP PKK Kota Salatiga, Anita Noviana menyampaikan, fashion show bertujuan memperkenalkan keanekaragaman motif batik Salatiga. ”Sehingga batik Salatiga bisa naik kelas dan mendunia,” ucapnya.

Selain fashion show, kegiatan juga dimeriahkan dengan 30 stan bazar UMKM. Kemudian, ada donor darah yang diikuti oleh sekitar 125 pendaftar.

Ada pula paket nutrisi protein bagi 250 ibu hamil kekurangan energi kronis (KEK). Paket sembako yang diberikan berupa ayam, ikan lele, ikan mujaer, ikan kembung, dan telur.

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menggugah kaum ibu dalam memaksimalkan perannya. “Ibu tidak hanya berperan dalam merawat keluarga dan membangun masyarakat, tetapi juga mencintai dirinya sendiri,” ucapnya.

Ia juga berharap, peringatan tahun ini dapat menjadi daya ungkit bagi masyarakat dan seluruh pemangku kepentinga. Diharapkan, mereka dapat memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam membangun berbagai sektor di Kota Salatiga.

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]