KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Kelurahan Cebongan Salatiga Akhirnya Lounching Aplikasi Suket Liar

Kelurahan Cebongan Salatiga Akhirnya Lounching Aplikasi Suket Liar

Kelurahan Cebongan Salatiga Akhirnya Lounching Aplikasi Suket Liar

Kelurahan Cebongan Kecamatan Argomulyo, Salatiga Jawa Tengah meluncurkan sekaligus uji coba aplikasi Surat Keterangan Ahli Waris (Suket Liar) Online.

Dalam Launching ini dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Salatiga, Joko Wahono, Rabu (15/6/2022).

“Atas nama pemerintah Kota Salatiga saya mengucapkan selamat dan mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh Kelurahan Cebongan, semoga aplikasi ini bermanfaat bagi masyarakat” kata Joko Wahono

Launching aplikasi Suket Ahli Waris Online ini bertempat di aula Kecamatan Argomulyo disaksikan perwakilan Diskominfo, Dispendukcapil, Kantor BPN, Bagian Pemerintahan Setda, Bagian Organisasi Setda, Manajemen PT. Promanufacture.

Kemudian unsur notaris, Lurah wilayah Kecamatan Argomulyo, Ketua RW dan RT dari Kelurahan Cebongan, Kelurahan Noborejo dan Kelurahan Randuacir.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
[pekok2]