URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan anggota Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) menggelar kopdar istimewa pada Minggu (19 Januari 2025) di Lantai IV Gedung Setwan Kota Salatiga, dengan kolaborasi bersama Jeggboy & Girl dan menghadirkan Ustadz Nasrullah, penulis buku Rahasia Magnet Rezeki serta para bintang Film Keajaiban Air Mata Wanita.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kopdar awal Tahun KWS, Hadirkan Ustadz Nasrullah “Keajaiban Air Mata Wanita”

Kopdar awal Tahun KWS, Hadirkan Ustadz Nasrullah “Keajaiban Air Mata Wanita”

Kopdar awal Tahun KWS, Hadirkan Ustadz Nasrullah “Keajaiban Air Mata Wanita”

Ratusan anggota Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) menggelar kopdar istimewa pada Minggu (19 Januari 2025) di Lantai IV Gedung Setwan Kota Salatiga, dengan kolaborasi bersama Jeggboy & Girl dan menghadirkan Ustadz Nasrullah, penulis buku Rahasia Magnet Rezeki serta para bintang Film Keajaiban Air Mata Wanita.
Foto Arief Rasika
Sahonoe ketua KWS saat memberikan sambutan 'Meet and Greet' Bincang Bisnis bersama para bintang Film Keajaiban Air Mata Wanita.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Ada yang beda saat pelaksanaan kopdar ratusan anggota Komunitas Wirausaha Salatiga (KWS) Minggu (19.1.2025) sore.

Bagaimana tidak, dalam acara kumpul bareng kali ini KWS kolaborasi dengan Jeggboy & Girl sengaja mengundang Ustadz Nasrullah, penulis buku Rahasia Magnet Rezeki yang menginspirasi novel Keajaiban Air Mata Wanita. Novel ini kemudian diadaptasi menjadi Film Keajaiban Air Mata Wanita.

Digelar di Lantai IV Gedung Setwan Kota Salatiga, diikuti 400 lebih pelaku UKM di Salatiga ini dibalut momen ‘Meet and Greet’ Bincang Bisnis bersama para bintang Film Keajaiban Air Mata Wanita, diprakarsai Sahonoe yang juga merupakan Ketua KWS.

Dalam paparanya, Ustadz Nasrullah menyebut jika Salatiga menjadi Kota ke-8 pelaksanaan ‘Meet and Greet’ Bincang Bisnis, Nasrullah menyelipkan ceramah dengan poin materi magnet-magnet rezeki dengan mengelola pikiran. Karena menurut dia, setiap pikiran adalah doa.
“Setiap pikiran adalah doa dan itu perlu dicatat. Dan semua dikabulkan oleh Allah baik yang positif maupun tidak,” ungkap Nasrullah.

Ia mengambil contoh, pemimpin Salatiga memiliki impian menjadikan Salatiga menjadi skala dunia dan itu pasti terkabul 1000% terkabul.

Dirinya mengajak para pelaku usaha dibalut dalam beragam komunitas ini untuk berhati-hati dan jangan sampai mengucapkan kata-kata yang buruk.
“Sehingga itu yang dinamakan disiplin kata. Masalah itu adalah temannya keluhan, masalah itu adalah jawaban,” imbuhnya.
Disatu sisi, Sahonoe mengaku terharu bisa mengumpulkan ratusan orang dalam ajang ‘Meet and Greet’ Bincang Bisnis bersama para bintang Film Keajaiban Air Mata Wanita.

“Biasanya kita berkumpul bagaimana mengupas strategi berjualan, bagaimana strategi mengatur keuangan, biasanya kita belajar membuat konten. Tapi kini kita ingin belajar tentang sebuah kehidupan mencari inspirasi berbagai cara tertuang dalam film Keajaiban Air Mata Wanita. KWS sugeh bareng, mulyo bareng,” ungkap Sahonoe.

Ketua KWS ini menyebut hanya dalam hitungan hari saja panitya berhasil melaksanakan kopdar ke empat dan berlangsung sukses.

Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Salatiga Heru Prasetyo dalam kesempatan itu mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Ustadz Nasrullah serta para pemain film Keajaiban Air Mata Wanita ke Salatiga.

Heru menyinggung jika Robby Hernawan siap mengembangkan KWS dan dia pun berharap KWS mampu tumbuh dan berkembang menembus dunia.

“Ustad Nasrullah saya sedikit mengenalkan kalau Kota Salatiga adalah kota yang kecil dan sebagai gambaran keseluruhan Kota Salatiga hanya 55 KM persegi kalau keliling hanya membutuhkan waktu 1 jam selesai,” imbuhnya.

Usai mengikuti ‘Meet and Greet’ Bincang Bisnis di Gedung Setda Pemkot Salatiga, seluruh pelaku UKM melanjutkan nonton bareng Film Keajaiban Air Mata Wanita

Film Keajaiban Air Mata Wanita mengambarkan perjalanan hidup seorang perempuan mandiri bernama Kiki diperankan Citra Kirana.

Di balik kesuksesannya, Kiki berusaha bangkit dari keterpurukan pascakematian mendadak sang suami, Ronald. Dari sinilah kehidupan Kiki sesungguhnya dimulai karena ia mengalami kesulitan keuangan, kehilangan pekerjaan setelah berhijab, hingga konflik keluarga yang mengancamnya akan kehilangan anak semata wayangnya, Bunga.

Pantauan Rasika FM, acara dihadiri Wali Kota Salatiga terpilih dr. Robby Hernawan, Wakil Bupati Semarang terpilih Nur Arifah, serta para pemain Film Keajaiban Air Mata Wanita. Seperti Ricky Perdana berperan sebagai Jefri, Queen Lubis, Budiman (kakek Bunga), Eksekutif Produser Ustad Nasrullah sekaligus pemateri utama, Alvin Fais, Henny Rahma, Warda Maulana, Ana Riana, Dini Qoirunisa.

Sahonoe saat diwawancarai Rasika

BACA JUGA :

Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved