KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

KPU Masih Menunggu Keputusan MK Pilkada Salatiga, Penetapan Wali Kota Terpilih 2024

KPU Masih Menunggu Keputusan MK Pilkada Salatiga, Penetapan Wali Kota Terpilih 2024

KPU Masih Menunggu Keputusan MK Pilkada Salatiga, Penetapan Wali Kota Terpilih 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Salatiga masih menunggu keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menetapkan pasangan pemenang Pilkada Salatiga 2024, Robby Hernawan-Nina Agustin, yang rencananya akan dilakukan pada 19-20 Desember 2024 di Salatiga.
Foto Arief Rasika
Ketua KPU Salatiga Yesaya Tiluata

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Salatiga masih menunggu informasi dari Mahkamah Konstitusi ( MK) untuk penetapan pasangan pemenang Pilkada Salatiga 2024, Robby Hernawan- Nina Agustin.

Apakah akan ada gugatan ke MK atau tidak? Rencananya KPU Salatiga bakal menetapkan paslon Robby-Nina pada 19-20 Desember 2024.

Ketua KPU Salatiga Yesaya Tiluata mengatakan, terkait dengan penetapan paslon pemenang Pilkada Salatiga masih menunggu keputusan dari MK.

“Untuk pnetapan paslon pemenang Pilkada Salatiga masih menunggu dari MK, ” kata Yesaya, Senin (16/12/2024).

Ia menambahkan, setelah rekapitulasi tingkat kota, maka selanjutnya KPU Salatiga menunggu dari Mahkamah Konstitusi (MK).

“Jika nanti MK memutuskan Salatiga tidak menjadi bagian diregister untuk menjadi pokok gugatan perselisihan hasil Pilwakot, maka MK akan menerbitkan surat antara yang diregister dan tidak diregister.Yang tidak tidak diregister selanjutnya dipersilahkan oleh MK untuk ditetapkan,” jelasnya.

Dikatakannya, penetapan pasangan calon ( yang menang) dilakukan setelah KPU Salatiga menerima surat keputusan dari MK terkait dengan hasil penghitungan.

Intinya sampaii saat ini belum tahu kapan pentapan karena masih menunggu MK.

Sedangkan jadwal pelantikan sudah diatur, sesuai dengan Keppres, pelantikan wali kota pada tanggal 7 Februari 2025, sedangkan pelantikan gubernur tanggal 12 Februari 2025.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]