KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Larang Penggunaan Knalpot Tidak Standar, Satlantas Salatiga Himbau Melalui MMT

Larang Penggunaan Knalpot Tidak Standar, Satlantas Salatiga Himbau Melalui MMT

Larang Penggunaan Knalpot Tidak Standar, Satlantas Salatiga Himbau Melalui MMT

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Satlantas Polres Salatiga terus gencarkan sosialisasi larangan penggunaan knalpot racing/brong (Knalpot tidak standar – red). Salah satunya dengan memasang mmt himbauan di berbagai titik.

“Ada lima titik yang kita pasang mmt. Diantaranya pertigan Blotongan, perempatan Kumpulrejo, perempatan Randuacir, pertigaan cebongan dan pertigaan Isep – isep,”kata IPTU Wardoyo, Perwira Satlantas Polres Salatiga, Minggu (5/2/2023).

Saat pemasangan mmt, IPTU Wardoyo dibantu dua anggota Satlantas lainya.

“Mmt kami pasang Sabtu sore kemarin. Tujuanya untuk mengingatkan masyarakat agar memakai knalpot standar,”jelasnya.

Bintang pengguna jalan yang melintas sangat mendukung polisi yang terus mensosialisasikan terkait larangan penggunaan knalpot brong. Pasalnya penggunaan knalpot brong sangat mengganggu.

“Kami sebagai masyarakat sangat mendukung dan berharap sepeda motor yang masih nekat memakai knalpot brong agar ditindak supaya ada efek jera,”tandasnya.

Proses pemasangan MMT Vidio Arief Rasika

 

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]