URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Salatiga semakin memanas dengan isu mundurnya mantan Wakil Wali Kota Salatiga dua periode, Muh Haris, dari Pilwalkot Salatiga. Ketua DPD PKS Kota Salatiga, Latif Nahari, belum memberikan kepastian mengenai isu tersebut dan menyatakan sedang berkonsultasi dengan DPW PKS Jawa Tengah.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Latif Nahari Belum Pastikan, Haris Mundur sebagai Bacalon Wali Kota Salatiga 2024

Latif Nahari Belum Pastikan, Haris Mundur sebagai Bacalon Wali Kota Salatiga 2024

Latif Nahari Belum Pastikan, Haris Mundur sebagai Bacalon Wali Kota Salatiga 2024

Foto Arief Rasika
Mantan Wakil Wali Kota Salatiga Muhammad Haris dan istri serta Ketua DPD PKS Kota Salatiga, Latif Nahari saat konferensi pers di Hotel Laras Asri, Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (10/7/2024).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Geliat dan Tensi politik dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Salatiga kembali memanas.

Terbaru muncul kabar mantan Wakil Wali Kota Salatiga dua periode, Muh Haris batal maju dalam Pilwalkot Salatiga.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPD PKS Kota Salatiga, Latif Nahari belum memberikan kepastian terhadap isu mundurnya Muh Haris dalam kontestasi Pilkada Salatiga.

Pihaknya saat ini sedang melakukan konsultasi dengan pengurus DPW PKS Jawa Tengah.

“Ini kami baru mau berkonsultasi ke DPW PKS Jawa Tengah terkait perkembangan terkini Pilkada Salatiga,” jelasnya, Rabu (17/7/2024).

Dia mengungkapkan, jelang Pilkada, perkembangan dan dinamika politik terus terjadi. Sehingga pihaknya sebagai pengurus PKS Kota Salatiga hanya bisa menjalankan keputusan dari DPP PKS.

“Politik itu dinamis, apapun bisa terjadi, kalo ada perubahan, mungkin karena pengurus DPP punya pertimbangan terbaru, kami masih menunggu konsultasi dengan DPW PKS Jawa Tengah” ” ujar Latif.

Sementara itu, Muh Haris saat dikonfirmasi rasikafm.com (kamis 18.7.2024) pagi, belum memberikan keterangan resmi terkait isu mundurnya dirinya dalam kontestasi Pilkada Salatiga.

Sebelumnya diberitakan, bursa calon wali kota Salatiga untuk Pilkada 2024 semakin menarik. Hal ini menyusul munculnya kandidat baru sebagai calon wali kota Salatiga, yakni Muh Haris.

Muh Haris bukan sosok yang asing bagi publik Salatiga. Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sebelumnya menjabat sebagai Wakil Wali Kota Salatiga selama dua periode 2011-2016 dan 2017-2022.

Muh Haris sempat dikabarkan tidak akan maju dalam kontestasi Pilkada atau Pilwalkot Salatiga 2024. Apalagi, setelah dirinya terpilih sebagai anggota DPR RI melalui Pemilu 2024.

Namun, ia akhirnya memutuskan untuk kembali maju dalam kontestasi Pilwalkot Salatiga sebagai calon wali kota. Ia beralasan hal itu berdasarkan instruksi dari DPP PKS.

“Saya diundang ke Jakarta ditunjukkan angka hasil survei. Setelah ditujukkan angka-angka popularitas dan elektabilitas itu saya diberikan tugas untuk Pilkada Salatiga 2024,” kata Muh Haris saat jumpa pers di Hotel Laras Asri Salatiga, Rabu (10/7/2024).

BACA JUGA :

Organisasi kemanusiaan Sugihan Peduli menyalurkan 12.000 liter air bersih menggunakan delapan armada tangki kepada warga Dusun Jagir, Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, pada Selasa (4/8/2026). Bantuan diberikan sebagai respons atas krisis air bersih akibat musim kemarau yang menurunkan debit sumur dan mata air, sekaligus untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga distribusi berlangsung sampai malam hari.
Ringankan Beban Warga saat Kemarau, Sugihan Peduli Salurkan Ribuan Liter Air Bersih ke Dusun Jagir
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang
Seorang remaja berinisial MYN (21), warga Kabupaten Purworejo, meninggal dunia setelah tenggelam di dam Sungai Kalimojo, Dusun Manggisan, Desa Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Senin (3/8/2026) sore. Korban diduga tenggelam usai melompat ke sungai saat bermain bersama rekannya, kemudian dievakuasi oleh warga, polisi, PMI, dan relawan sebelum dibawa ke rumah sakit.
Berenang di Sungai Kalimojo Tengaran, Remaja asal Purworejo Tenggelam
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah
Pabrik Pengolahan Triplek di Tengaran Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga