KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Libur Nataru Lebih Tenang, Pertamina Siagakan Motorist hingga Dispenser Portable

Libur Nataru Lebih Tenang, Pertamina Siagakan Motorist hingga Dispenser Portable

Libur Nataru Lebih Tenang, Pertamina Siagakan Motorist hingga Dispenser Portable

Foto: Dokumen

Semarang, Desember 2025 — Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiagakan sejumlah layanan tambahan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM dan LPG selama masa Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat, terutama di jalur tol, kawasan wisata, dan jalur logistik.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, menyampaikan bahwa sebanyak 267 SPBU dan 1.022 agen LPG beroperasi 24 jam selama periode Nataru. Layanan ini difokuskan pada wilayah dengan tingkat konsumsi tinggi.

“Optimalisasi layanan dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara aman dan berkelanjutan selama libur akhir tahun,” ujar Taufiq.

Untuk menjaga ketahanan pasokan, Pertamina juga menyiapkan 59 unit mobil tangki sebagai cadangan suplai BBM. Selain itu, disiagakan 18 unit BBM modular serta 10 Kiosk Pertamina Siaga berupa dispenser portable yang menyediakan produk Pertamax Series dan Dex Series, khususnya di lokasi wisata dan titik keramaian yang belum memiliki SPBU.

Pertamina Delivery Service (PDS) turut dioptimalkan dengan menyiagakan 19 unit PDS dan motorist untuk layanan pengantaran BBM, terutama di titik-titik kemacetan. Sementara itu, untuk kebutuhan LPG rumah tangga, disiapkan 136 outlet layanan pengantaran Bright Gas.

Tidak hanya berfokus pada ketersediaan energi, Pertamina juga menghadirkan tiga unit Serambi MyPertamina sebagai fasilitas pendukung kenyamanan pemudik. Layanan ini tersedia di Rest Area KM 260 B Tol Pejagan–Pemalang, Rest Area KM 379 A Tol Pemalang–Batang, serta Mini Serambi

MyPertamina di Bandara Yogyakarta International Airport (YIA). Fasilitas tersebut dilengkapi area istirahat, mini klinik, dan layanan pendukung lainnya.

Taufiq menegaskan bahwa seluruh layanan ekstra tersebut merupakan bentuk komitmen Pertamina dalam menjaga keandalan pasokan energi selama periode Nataru.

“Melalui penguatan layanan SPBU dan agen LPG siaga, dukungan dispenser portable, motorist, hingga Serambi MyPertamina, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan bepergian dengan aman dan nyaman,” katanya.

Pertamina juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta memanfaatkan aplikasi MyPertamina guna memperoleh informasi dan kemudahan transaksi selama libur Natal dan Tahun Baru.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
[pekok2]