KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Mahasiswa Baru UIN Salatiga Diminta Pahami Nilai Green Wasathiyah

Mahasiswa Baru UIN Salatiga Diminta Pahami Nilai Green Wasathiyah

Mahasiswa Baru UIN Salatiga Diminta Pahami Nilai Green Wasathiyah

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy, mengimbau mahasiswa baru untuk menghidupi nilai-nilai Green Wasathiyah pada pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (19/8), di kampus UIN Salatiga.
Foto dok iST
Mahasiswa UIN saat ikuti pembukaan PBAK yang dilaksanakan selama dua hari, mulai Selasa-Rabu (19-20/8).

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rektor Universitas Islam Negeri Salatiga, Prof. Zakiyuddin Baidhawy mengimbau mahasiswa baru (maba) untuk menghidupi nilai-nilai Green Wasathiyah.

Hal tersebut ia sampaikan pada sambutan pembukaan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) Tahun Akademik 2025/2026, Selasa (19/8).

“Menjadi Green Wasathiyah Campus adalah salah satu visi UIN Salatiga. Nilai-nilai dalam visi tersebut harus benar-benar kita hidupi. Jadikan PBAK ini sebagai ajang untuk mendapatkan pendidikan terkait nilai-nilai itu,” jelasnya.

Lebih lanjut, Zakiyuddin menyampaikan bahwa UIN Salatiga memiliki mandat untuk membangun generasi yang mencintai kedamaian,

“Ciptakan lingkungan nirkekerasan. Kedamaian yang kita dapat dari nilai keislaman harus dijadikan state of mind, state of attitude, dan state of behavior. Pastikan kita selalu mengasihi sesama dan alam lingkungan.”

Selain itu, dirinya juga berpesan agar para mahasiswa baru menjauhi hal-hal negatif, terutama narkoba.

“Narkoba adalah salah satu pangkal kemudharatan, jauhi hal tersebut agar Anda bisa menjadi generasi emas dan harapan bangsa. UIN Salatiga turut bertanggungjawab dalam menciptakan peradaban yang baik. Hal itu tentu membutuhkan kerja sama dari Anda semua. Jadi mari kita bersinergi untuk membangun peradaban yang mumpuni,” pungkasnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang menyiapkan satuan tugas penegakan hukum untuk mengantisipasi perjudian atau praktik botoh dalam Pilkades serentak 2026. Pengamanan juga mencakup potensi konflik antarcalon dan isu lokal di 140 desa pada 19 kecamatan. Sebanyak 787 personel disiapkan dan diperkuat personel BKO serta satu SST Brimob dengan sistem rayonisasi.
Cegah Pilkades di Kabupaten Semarang Jadi Arena Judi, Polisi Siapkan Satgas Penegakan Hukum
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemkab Semarang memperpanjang jatuh tempo pembayaran PBB-P2 hingga 31 Oktober 2026. Wajib pajak yang membayar sampai batas waktu tersebut tidak dikenai sanksi administrasi keterlambatan sebesar 1 persen. Kebijakan ini diambil untuk meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung kesehatan fiskal dan likuiditas keuangan daerah.
Bayar PBB-P2 Sebelum 31 Oktober, Warga Kabupaten Semarang Bebas Denda
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
[pekok2]