URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kota Salatiga melalui Kesbangpol mengadakan sosialisasi pendidikan politik bagi 100 Ketua RW dan RT se-Kota Salatiga di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga pada Jumat (27/6/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik masyarakat agar mampu melindungi hak dan kewajiban politik mereka sebagai warga negara.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Miliki Peran Penting, Ketua RT di Salatiga Dapat Pendidikan Politik

Miliki Peran Penting, Ketua RT di Salatiga Dapat Pendidikan Politik

Miliki Peran Penting, Ketua RT di Salatiga Dapat Pendidikan Politik

Pemerintah Kota Salatiga melalui Kesbangpol mengadakan sosialisasi pendidikan politik bagi 100 Ketua RW dan RT se-Kota Salatiga di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga pada Jumat (27/6/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran politik masyarakat agar mampu melindungi hak dan kewajiban politik mereka sebagai warga negara.
Foto dok IST
Suasana kegiatan pendidikan politik yang diikuti oleh ketua RW dan RT se-Kota Salatiga di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga, Rabu (25/6/2025).
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebagai kepanjangan tangan dari pemerintah, peran Ketua RW dan RT tidak bisa dipandang sebelah mata. Hal itulah yang dilihat Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga melalui Kesbangpol, menggelar sosialisasi pendidikan politik bagi para Ketua RW dan RT.

Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Kaloka Gedung Setda Salatiga itu diikuti 100 Ketua RW dan RT se-Kota Salatiga.

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyebut, sosialisasi ini diselenggarakan dengan tujuan untuk memberikan pemahaman dan meningkatkan kesadaran politik segenap komponen masyarakat dalam upaya melindungi hak dan kewajiban politik sebagai warga negara.

Melihat dari peserta sosialisasi, kata Robby, kegiatan ini penting untuk dilaksanakan karena Ketua RT dan RW merupakan tokoh terdekat di masyarakat.

“Saya menyambut baik atas terlaksananya kegiatan ini dalam rangka meningkatkan peran RT RW sebagai agen penyampai nilai politik yang santun untuk menciptakan kondusifitas lingkungan, sekaligus memperkokoh Kota Salatiga sebagai Kota Toleran,” ungkap Robby.

Menurutnya, pendidikan politik sangat penting, tidak hanya untuk kaum elit politik namun juga untuk seluruh masyarakat khususnya perangkat RT dan RW. Politik yang sehat dimulai dari pemahaman yang benar terhadap nilai, norma, dan etika terhadap demokrasi.

Ketua RT dan RW merupakan tokoh terdekat dan mempunyai peran strategis dalam mewujudkan lingkungan yang kondusif.

Selain itu, Ketua RT dan RW hendaknya menjadi penghubung antara masyarakat dengan kebijakan pemerintah secara aktif dan konstruktif.

Melalui peran serta Ketua RT dan RW, dapat diwujudkan kondisi masyarakat yang bersatu mendukung pembangunan kota, mendukung program kerja pemerintah baik pusat maupun daerah sehingga terwujud Kota Salatiga BEDA.

“Kita patut bersyukur hidup di Kota Salatiga yang kondisi masyarakatnya damai, toleran, dan inklusif. Kondisi ini merupakan bekal dalam upaya menciptakan lingkungan yang demokratis dan harmonis,” terangnya.

Melalui pendidikan politik ini, Robby berharap perbedaan dalam pilihan politik tidak membuat kita terkotak-kotak, semua pihak harus menjaga keharmonisan dan menghindari provokasi serta politik identitas yang memecah belah.

“Pemerintah Kota Salatiga akan terus mendukung penguatan pendidikan politik untuk seluruh elemen masyarakat,” tandas Robby.

BACA JUGA :

Dosen STAI Kuningan, Dakhori, menjelaskan bahwa istilah Londo Ireng kini berkembang sebagai simbol kritik terhadap praktik kekuasaan yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan kepada Rasika FM, Minggu (26/7/2026), sebagai refleksi atas ketimpangan sosial, pembangunan, dan demokrasi. Menurutnya, kritik terhadap kebijakan merupakan bagian penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan serta memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan masyarakat.
Istilah Londo Ireng Kembali Muncul, Dr. Dakhori Soroti Bahaya Mental Penjajah di Tubuh Bangsa Sendiri
Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga