KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pejabat dan Pj Wali Kota Salatiga Kini Rajin Salat Subuh Berjamaah, Apa Tujuanya?

Pejabat dan Pj Wali Kota Salatiga Kini Rajin Salat Subuh Berjamaah, Apa Tujuanya?

Pejabat dan Pj Wali Kota Salatiga Kini Rajin Salat Subuh Berjamaah, Apa Tujuanya?

Foto dok Prokompim Salatiga
Pj. Wali Kota, Sinong menyempatkan beramah tamah dan berdialog dengan jamaah masjid yang hadir

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sejumlah pejabat teras Pemkot Salatiga dan Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi kini rajin sholat subuh berjamaah keliling Salatiga.

Dalam siaran persnya, Bagian Prokompim Salatiga menyebutkan bahwa Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi, didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda, Joko Wahono,serta Asisten Administrasi Umum Sekda, Sidqon Effendi.

Nampak hadir juga Camat Tingkir, Sulistiyono dalam gerakan pejuang subuh dengan salat subuh berjamaah di Masjid An-Nur, Gunungsari, Sidorejo Kidul Kecamatan Tingkir, Salatiga, Minggu pagi (15/10/23).

Seusai salat Subuh, Pj. Wali Kota, Sinoeng menyempatkan beramah tamah dan berdialog dengan jamaah masjid yang hadir.

Dalam dialog seusai salat subuh tersebut, beberapa jamaah menyampaikan beberapa permasalahan yang ada di lingkungan sekitar Gunungsari, dan Penjabat Wali Kota secara sigap merespon dengan langsung menghubungi kepala dinas terkait melalui telepon untuk segera menindaklanjuti laporan warga.

Sebagai informasi, Prokompim menyebutkan salat subuh di Masjid Gunungsari, Tingkir ini merupakan ajakan dari salah seorang warga yang notabene seorang non muslim kepada Penjabat Wali Kota Salatiga dan dengan senang hati dipenuhi oleh beliau.

 

Kabar Terkini

POPULER

Pemetaan Zona Kerentanan Gerakan Tanah (ZKGT) menjadi salah satu upaya memperkuat mitigasi bencana di Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga. Hal itu dibahas dalam Forum Konsultasi Publik di Hotel Aston Semarang, Senin (28/9/2026), untuk menyamakan pemahaman serta mendorong pemanfaatan data dalam perencanaan pembangunan dan kesiapsiagaan masyarakat.
Peta Zona Gerakan Tanah Kabupaten Semarang-Salatiga Dibahas, Mitigasi Jadi Perhatian
Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
[pekok2]