RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Pelajar SMA Tewas Usai Tabrak Mobil Berbelok di Jalan Sukarno Hatta Salatiga

Pelajar SMA Tewas Usai Tabrak Mobil Berbelok di Jalan Sukarno Hatta Salatiga

Pelajar SMA Tewas Usai Tabrak Mobil Berbelok di Jalan Sukarno Hatta Salatiga

Foto dok IST
Kendaraan yang terlibat laka

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan tragis terjadi di jalan Sukarno Hatta, tepatnya gang masuk Puskesmas Cebongan Salatiga pada Rabu (19/9/2024) sekira pukul 17.10.

Sepeda motor yang dikendarai pelajar SMA menabrak mobil yang hendak berbelok. Korban mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD.

Dalam konfirmasinyaKasi Humas Polres Salatiga Ipda Sutopo menyebutkan, kecelakaan melibatkan Toyota Calya H-1203 -RT dengan Sepeda motor Suzuki Satria FU 150 H-4636-BGG.

Dijelaskan Sutopo, kejadian bermula dari mobil Calya dikendarai Listia Dharmawidiati, 54, warga Tegalrejo, melaju dari arah Salatiga. Sesampainya di lokasi, ia bermaksud belok ke kanan menuju gang Puskesmas Cebongan.

Pada saat bersamaan dari Arah Tingkir melaju Faiq Hizbullah yang mengendarai motor Satria FU menuju kearah Salatiga.

Diduga, karena kaget melihat ada mobil berbelok didepannya, motor tidak sempat menghindar.

Akibatnya, motor menabrak bagian samping mobil. Akibat tabrakan itu, pengendara motor mengalami luka memar pada kepala, dan memar pada kaki sebelah kiri.

Petugas yang mendapat laporan kecelakaan segera datang ke lokasi. Korban luka besar langsung dilarikan ke RSUD guna mendapatkan perawatan. Namun korban akhirnya meninggal dunia.

BACA JUGA :

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Penerbangan Ditutup Imbas Abu Vulkanik Krakatau, KAI Operasikan Kereta Api Tambahan Tujuan Jakarta
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran