KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pendukung AMIN di Salatiga Gelar Potong Rambut Gratis

Pendukung AMIN di Salatiga Gelar Potong Rambut Gratis

Pendukung AMIN di Salatiga Gelar Potong Rambut Gratis

PKS Salatiga, saat gelar potong rambut gratis.dengan maksud kampanye simpatik sekaligus sosialisasi capres AMIN.

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sosialisasikan pasangan calon (Paslon) Anies-Muhaimin, para relawan AMIN Salatiga, menggelar potong rambut gratis.

Koordinator acara Dwi Pujiyanto mengatakan, kegiatan potong rambut gratis itu mengandung maksud kampanye simpatik sekaligus sosialisasi capres AMIN.

“Apalagi Pilpres tinggal sebentar lagi. Kami dari teman-teman PKS di bulan terakhir ini sengaja memilih kegiatan ringan tapi ada manfaatnya untuk masyarakat,” terangnya di lokasi di RT 4/RW 6 Dusun Warak, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, Selasa (26/12/2023).

Ia menambahkan, sebagai kader PKS yang mendukung paslon AMIN aksi cukur rambut gratis juga memuat misi perubahan. Bahwa, semula tampilan orang kurang rapi, setelah dicukur ada perubahan dari pandangan kurang nyaman menjadi lebih nyaman.

Caleg PKS Dapil Sidomukti Salatiga itu mengaku, bakti sosial potong rambut gratis dinilai unik. Selain itu, bagian dari partai koalisi perubahan diwajibkan terus melakukan sosialisasi capres AMIN.

“Ini tadi baksos potong rambut gratis dimulai pukul 7.30 WIB, sudah ada sekira 10 orang dengan dua tukang cukur sejak pagi. Ini dibuka sampai selesai, sampai tidak ada orang datang,” katanya.

Dwi menyebutkan, apabila respons masyarakat bagus pasca kegiatan potong rambut gratis akan menggelar acara serupa di tempat lain. Karena, target paslon AMIN meraih kemenangan pada Pilpres 2024.

Sehingga lanjutnya, berbagai cara mengenalkan paslon AMIN akan terus dikerjakan. Karena, untuk meraih suara masyarakat tidak bisa dengan hanya santai tetapi harus selalu bertemu calon pemilih.

“Ini ikhtiar kami. Alhamdulillah pada aksi pertama ini terbukti warga antre berbondong ingin potong rambut gratis. Bukan, tidak mungkin nanti diadakan lagi skala lebih besar, tak cuma di Sidomukti,” ujarnya.

Seorang warga Lasiman (35) mengaku sangat terbantu adanya kegiatan baksos potong rambut gratis. Sebagai masyarakat biasa, potong rambut jarang dilakukan.

“Ya membantu, senang gratis lagi. Karena ini lokasi juga dekat rumah jadi bermanfaat, santai nggak khawatir antrean disalip yang lain. Kalau potong diluar biasa bayar minimal Rp 15 ribu. Ada gratis, bisa buat beli bensin uangnya,” paparnya. (rief)

Warga saat ikuti potong rambut gratis dan sarapan pagi yang digelar oleh PKS Salatiga

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]