KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

Komunitas Tari Salatiga Peduli (KTSP) menggelar tari di tengah Jalan Jendral Sudirman Salatiga. Pimpinan Komunitas Tari Salatiga Peduli, Imam Kristianto, menjelaskan kegiatan flashmob tari cakil ini untuk peringati hari tari dunia.

“adanya tari di tengah jalan ini untuk memperingati hari tari dunia yang akan berlangsung pada 29 April besok,” kata Imam kepada media (23/4/2022).

Selain untuk peringati hari tari, kegiatan ini juga untuk mengedukasi warga Salatiga.

“Adanya flash Mob ini untuk mengedukasi generasi milenial agar mencintai budaya adiluhur yang kita miliki,” paparnya.

Pantauan media, para penari yang ikut menari bukan hanya dari KTSP saja, tetapi juga dari warga sekitar yang melihat.

“Sekitar 30 orang dari KTSP yang menari, tetapi tadi juga banyak dari warga yang melihat lalu ikut menari secara spontan,” ucapnya.

Imam mengaku kegiatan seperti ini diharapkan bisa memacu komunitas tari lain.

“Semoga dapat memacu komunitas tari lain dan dinas terkait yang di Salatiga agar lebih mengapresiasi dan memedulikan hal seperti ini,” paparnya.

Tidak hanya flash Mob saja, KTSP juga memberikan takjil gratis untuk warga Salatiga yang melewati Jalan Jendral Sudirman.

Sementara itu, warga Salatiga, Evi mengaku mengikuti flash Mob karena hobi.

“Tadi itu saya kebetulan lewat jalan sini, melihat sebentar dan spontan langsung ikut serta menari dalam kegiatan ini,” kata Evi.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]