URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komunitas Tari Salatiga Peduli (KTSP) menggelar tari di tengah Jalan Jendral Sudirman Salatiga. Pimpinan Komunitas Tari Salatiga Peduli, Imam Kristianto, menjelaskan kegiatan flashmob tari cakil ini untuk peringati hari tari dunia.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

Peringati Hari Tari Sedunia, Komunitas Tari Salatiga Gelar Flash Mob di Bundaran Ramayana

featured-img

Komunitas Tari Salatiga Peduli (KTSP) menggelar tari di tengah Jalan Jendral Sudirman Salatiga. Pimpinan Komunitas Tari Salatiga Peduli, Imam Kristianto, menjelaskan kegiatan flashmob tari cakil ini untuk peringati hari tari dunia.

“adanya tari di tengah jalan ini untuk memperingati hari tari dunia yang akan berlangsung pada 29 April besok,” kata Imam kepada media (23/4/2022).

Selain untuk peringati hari tari, kegiatan ini juga untuk mengedukasi warga Salatiga.

“Adanya flash Mob ini untuk mengedukasi generasi milenial agar mencintai budaya adiluhur yang kita miliki,” paparnya.

Pantauan media, para penari yang ikut menari bukan hanya dari KTSP saja, tetapi juga dari warga sekitar yang melihat.

“Sekitar 30 orang dari KTSP yang menari, tetapi tadi juga banyak dari warga yang melihat lalu ikut menari secara spontan,” ucapnya.

Imam mengaku kegiatan seperti ini diharapkan bisa memacu komunitas tari lain.

“Semoga dapat memacu komunitas tari lain dan dinas terkait yang di Salatiga agar lebih mengapresiasi dan memedulikan hal seperti ini,” paparnya.

Tidak hanya flash Mob saja, KTSP juga memberikan takjil gratis untuk warga Salatiga yang melewati Jalan Jendral Sudirman.

Sementara itu, warga Salatiga, Evi mengaku mengikuti flash Mob karena hobi.

“Tadi itu saya kebetulan lewat jalan sini, melihat sebentar dan spontan langsung ikut serta menari dalam kegiatan ini,” kata Evi.

BACA JUGA :

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat
Komunitas relawan di kawasan lereng Gunung Merbabu, Kabupaten Semarang, menggalakkan patroli Kejantara sebagai langkah antisipasi terhadap kebakaran hutan. Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb) merupakan wilayah yang rentan terhadap kebakaran, terutama saat musim kemarau. Relawan bekerja sama dengan TNGMb untuk mengaktifkan patroli Kejantara dan telah menyiapkan berbagai peralatan penanganan kebakaran, termasuk bak penampungan air hujan.
Merbabu Dijaga Ketat Saat Kemarau, Posko 24 Jam Disiapkan hingga Pompa Air Berdaya Jangkau 3 Kilometer
Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Tengah menggelar Olimpiade Aksi dan Syiar Ekonomi Syariah (OASE) 2026 di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan, Kota Semarang, pada 28–30 Juli 2026. Kegiatan yang menjadi transformasi Festival Santri Jawa Tengah (FITRAH) ini melibatkan pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat umum untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi syariah yang inklusif melalui edukasi dan berbagai kompetisi.
BI Jateng Perluas Literasi Ekonomi Syariah Lewat OASE 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Masyarakat Dusun Wates, Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, terus melestarikan tradisi Saparan atau merti dusun yang digelar setiap Senin Kliwon pada bulan Sapar. Tradisi yang berlangsung turun-temurun ini diwujudkan melalui rangkaian ritual adat, open house, serta pertunjukan kesenian sebagai ungkapan syukur, mempererat silaturahmi, dan menjaga nilai gotong royong sekaligus melestarikan warisan budaya Jawa di tengah perkembangan zaman.
Saparan di Getasan, Tradisi Tahunan yang Hadirkan Suasana Mudik dan 'MBG Swadaya'