URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pada Jumat malam, 21 Juni 2024, acara sosialisasi "Program Special Untung 4 X Lipat" digelar oleh UPPD Samsat Kabupaten Semarang bersama komunitas otomotif di Burjo Pantry Ungaran. Acara ini dihadiri oleh komunitas motor seperti Land Cruiser Semarang-Ungaran, Mercy W210, Hijet Semarang, Innova Nusantara, N-Max Club, dan lainnya.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Samsat Kab. Semarang Menggandeng Komunitas Otomotif

Samsat Kab. Semarang Menggandeng Komunitas Otomotif

Samsat Kab. Semarang Menggandeng Komunitas Otomotif

Foto: Dok
featured-img

Rasika USA – Keseruan terjadi jumat malam (21/06/2024) di Burjo Pantry Ungaran karena ada acara sosialisasi “Program Special Untung 4 X lipat” yang diselenggarakan oleh UPPD Samsat Kabupaten Semarang bersama Komunitas Outomotif dari Kabupaten Semarang dan sekitarnya.

Tampak hadir rombongan dari beberapa Komunitas bermotor seperti Land CruiserSemarang-Ungaran, Mercy W210, Hijet Semarang, Inova Nusantara, N-Max Club, dan beberapa komunitas kendaraan lainnya.

Kepala UPPD Samsat Kabupaten Semarang Chairunnisa,SE,MM mengatakan “sengaja mengundang komunitas otomotif karena mereka pasti punya kendaraan, dan ajang ini juga sebagai saranan edukasi sekaligus sosialisasi bahwa saat ini di Samsat se-Jawa Tengah sedang ada program 4 X lipat special untung”, lebih lanjut Nissa menjelaskan bahwa Program Spesial Untung 4X Lipat dari Samsat Jateng agar dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Program Spesial 4 X Lipat Untung meliputi :

  1. Pembebasan BBNKB II Dalam dan Luar Provinsi (gratis Bea Balik Nama dari dalam prov jateng dan dari luar prov jateng) : 20 Mei 2024 s.d 19 Desember 2024
  2. Diskon Pajak tahun berjalan (Diskon 2,5% S.D 5% atas Pajak Kendaraan Tahun Berjalan bagi yang taat Pajak Kendaraan Bermotor/tidak terlambat ) : 20 Mei 2024 s.d 19 Desember 2024
  3. Pembebasan biaya pajak progresif (gratis bagi Wajib Pajak yg memiliki kendaraan lebih dari 1 dgn nama dan alamat yg sama) : 20 Mei 2024 s.d 19 Desember 2024
  4. Keringanan Tunggakan PKB (Potongan 10% sd 50% atas pokok dan denda bagi yang menunggak Pajak Kendaraan 1 sd 5 tahun) : 20 Mei 2024 s.d 20 Agustus 2024.

Selain Hiburan live musik dan Dance, pengunjung juga antusias mengikuti kuis untuk mendapatakan hadian hiburan. kemudian acara ditutup dengan komitmen bersama seluruh komunitas kendaraan bermotor yang hadir, untuk tertib berlalu-lintas dan tertib membayar pajak kendaraan bermotor tepat waktu, diakhiri dengan Slogan ” Wani Numpaki, Wani Majeki “. (HRS)

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5
Penjualan Gas PGN di Semarang Melonjak 5.000 Persen, Industri Jadi Motor Pertumbuhan