KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Pertamina Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM, Nopol Warga Dipakai Kendaraan Lain

Pertamina Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM, Nopol Warga Dipakai Kendaraan Lain

Pertamina Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM, Nopol Warga Dipakai Kendaraan Lain

Ilustrasi

Pertamina Ungkap Modus Penyalahgunaan Barcode BBM, Nopol Warga Dipakai Kendaraan LainxSemarang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) mengungkap adanya kasus penyalahgunaan nomor polisi (nopol) kendaraan dalam program Subsidi Tepat BBM. Modus tersebut dilakukan dengan menggunakan nopol milik warga untuk didaftarkan pada kendaraan lain di sistem barcode BBM subsidi.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT, Taufiq Kurniawan, mengatakan pihak helpdesk Subsidi Tepat kerap menerima laporan masyarakat terkait kendala saat melakukan pendaftaran barcode.

“Banyak ditemukan kasus di mana nomor polisi milik warga ternyata sudah digunakan kendaraan lain di sistem dengan tipe kendaraan yang berbeda. Ini bukan kesalahan sistem Pertamina, melainkan modus duplikasi nopol oleh oknum tidak bertanggung jawab,” ungkapnya di Semarang, Rabu (20/5/2026).

Akibat penyalahgunaan tersebut, pemilik kendaraan asli mengalami kesulitan saat mengakses layanan BBM subsidi di SPBU maupun ketika melakukan registrasi barcode Subsidi Tepat.

Untuk menindak berbagai bentuk penyalahgunaan tersebut, Pertamina bekerja sama dengan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah serta pemerintah daerah.

Pertamina juga mengimbau masyarakat segera melapor ke helpdesk Subsidi Tepat apabila menemukan indikasi nomor polisi kendaraan digunakan pihak lain.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi BBM subsidi tetap tepat sasaran sekaligus melindungi hak masyarakat yang berhak menerima subsidi energi dari pemerintah

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Jateng Guyub menggelar aksi penolakan rencana pembangunan geothermal di kawasan Gunung Ungaran dan Gunung Lawu sejak Selasa (22/9/2026). Gerakan yang disebut menghimpun elemen masyarakat dari 28 kabupaten/kota di Jawa Tengah itu dilakukan dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah karena kekhawatiran terhadap dampak lingkungan dan kehidupan generasi mendatang.
Massa Gelar Aksi Longmarch Gedong Songo-Kantor Gubernur Jateng, Suarakan Penolakan Geothermal
[pekok2]