URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kekompakan Polres Salatiga dan Wartawan Peliput di Salatiga terlihat jelas, saat giat bagi bagi takjil, didepan Pendopo Mapolres, Kamis (28/4/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Kekompakan Polres Salatiga dan Wartawan Peliput di Salatiga terlihat jelas, saat giat bagi bagi takjil, didepan Pendopo Mapolres, Kamis (28/4/2022).

Dalam kegiatan itu ratusan bungkusan diberikan kepada para pengendara roda empat dan roda dua yang sedang melintas

Kegiatan pembagian takjil tesebut dipimpin oleh Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana, diikuti PJU dilingkup Polres serta puluhan wartawan yang bertugas di Kota Salatiga. Usai bagi Takjil Polisi dan wartawan nampak berbuka bersama di pendopo Polres.

Dalam sambutanya AKBP Indra mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk sinergitas antara jurnalis dan kepolisian.”Selain berbagi dibulan Ramadan, kita juga meningkatkan sinergitas antara pers dan Polres Salatiga,” katanya.

Kapolres menambahkan, dengan adanya kegiatan berbagi seperti ini, harapan kita bisa membantu masyarakat yang masih beraktifitas untuk sekedar berbuka puasa.

Pembagian takjil gratis ini juga merupakan sarana silaturahmi Polres Salatiga dengan masyarakat. “Diharapkan hubungan kedekatan selama puasa Ramadhan ini akan terus terjalin, serta kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan,”terangnya.

Ketua PWI Kota Salatiga, Surya Yuli menyambut baik kegiatan bagi-bagi takjil tersebut. Selain merajaut silaturrahmi, berbagi dengan sesama juga perlu ditingkatkan. “kami. Menilai apa yang dilakukan Polres Salatiga saat ini sudah banyak membantu, saya paham betul tugas polisi jelang hari raya cukup berat, kebetulan ayah saya dulu seorang Polisi, sehingga saya merasakan betul” ungkap Surya yang juga wartawan senior di Suara Merdeka ini

BACA JUGA :

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved