[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Polres Dan Wartawan Peliput Salatiga, Bagi Takjil Hingga Buka Puasa Bersama

Kekompakan Polres Salatiga dan Wartawan Peliput di Salatiga terlihat jelas, saat giat bagi bagi takjil, didepan Pendopo Mapolres, Kamis (28/4/2022).

Dalam kegiatan itu ratusan bungkusan diberikan kepada para pengendara roda empat dan roda dua yang sedang melintas

Kegiatan pembagian takjil tesebut dipimpin oleh Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana, diikuti PJU dilingkup Polres serta puluhan wartawan yang bertugas di Kota Salatiga. Usai bagi Takjil Polisi dan wartawan nampak berbuka bersama di pendopo Polres.

Dalam sambutanya AKBP Indra mengatakan, kegiatan ini adalah bentuk sinergitas antara jurnalis dan kepolisian.”Selain berbagi dibulan Ramadan, kita juga meningkatkan sinergitas antara pers dan Polres Salatiga,” katanya.

Kapolres menambahkan, dengan adanya kegiatan berbagi seperti ini, harapan kita bisa membantu masyarakat yang masih beraktifitas untuk sekedar berbuka puasa.

Pembagian takjil gratis ini juga merupakan sarana silaturahmi Polres Salatiga dengan masyarakat. “Diharapkan hubungan kedekatan selama puasa Ramadhan ini akan terus terjalin, serta kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan,”terangnya.

Ketua PWI Kota Salatiga, Surya Yuli menyambut baik kegiatan bagi-bagi takjil tersebut. Selain merajaut silaturrahmi, berbagi dengan sesama juga perlu ditingkatkan. “kami. Menilai apa yang dilakukan Polres Salatiga saat ini sudah banyak membantu, saya paham betul tugas polisi jelang hari raya cukup berat, kebetulan ayah saya dulu seorang Polisi, sehingga saya merasakan betul” ungkap Surya yang juga wartawan senior di Suara Merdeka ini

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani