KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Polres Semarang Bagi-bagi Daging Kurban Kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Polres Semarang Bagi-bagi Daging Kurban Kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Polres Semarang Bagi-bagi Daging Kurban Kepada Warga Terdampak PPKM Darurat

Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo membagikan daging kurban kepada warga terdampak PPKM Darurat di kawasan Susukan Ungaran Timur belum lama ini. (Foto/ dok Humas Polres Semarang)

UNGARAN – Memperingati Hari Raya Iduladha Kapolres Semarang AKBP Ari Wibowo membagikan daging kurban sebanyak 75 bungkus kepada warga yang terdampak PPKM Darurat di seputaran kelurahan Susukan Ungaran Timur dan pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Kalirejo Ungaran Barat.

Mereka merasa terharu dengan kepedulian Polres Semarang di tengah masa sulit akibat pandemi Covid-19, terlebih bagi mereka yang terkena dampak PPKM Darurat. Kapolres menyampaikan hal ini sebagai wujud kepedulian Polres Semarang terhadap PKL yang berdampak langsung terhadap PPKM Darurat yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.

Di tempat lain Kapolres juga menyerahkan hewan kurban berupa 1 ekor sapi dan 1 ekor kambing kepada pengasuh LKS Al-Hayani Ponpes Roudlotul Jannah Ustadz Luthfinul Hakim. Kapolres berpesan kepada para santriwan dan santriwati agar tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan tetap menjaga 5M, sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus Covid-19 ini. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]