URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Menjaga integritas dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara untuk melayani masyarakat harus dijaga dengan baik. Hal ini penting agar menghindarkan kita dari korupsi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

PT Unza Vitalis, Raih Penghargaan Anugerah Siddhakarya Kategori Unggul Tingkat Nasional

PT Unza Vitalis, Raih Penghargaan Anugerah Siddhakarya Kategori Unggul Tingkat Nasional

PT Unza Vitalis, Raih Penghargaan Anugerah Siddhakarya Kategori Unggul Tingkat Nasional

featured-img

RASIKAFM. COM|SALATIGA – Menjaga integritas dalam melaksanakan tugas sebagai abdi negara untuk melayani masyarakat harus dijaga dengan baik. Hal ini penting agar menghindarkan kita dari korupsi.

Penegasan ini disampaikan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Sinoeng N Rachmadi di Apel Luar Biasa dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2022 di Halaman Pemkot Salatiga, Jumat (09/12/2022). Menurutnya, upaya untuk mencegah dan memberantas korupsi itu harus dimulai dari atas (kepala).

“Ibarat kata laksana ikan, ikan itu busuk dari kepalanya dulu, bukan bagian ekor dulu. Maka dari itu saya mengajak SKPD/OPD dan mengajak diri saya sendiri untuk menegakkan integritas, mulai dari pelaksanaan tugas, jangan terima yang bukan menjadi haknya. Ingat hasil korupsi itu bukan rezeki,” jelas Sinoeng.

Dirinya menambahkan, bahwa integritas itu dimulai dari diri kita sendiri, kemarin sudah dua kali pelantikan rotasi, mutasi dan Dirinya sudah membuktikan komitmennya untuk Salatiga. Sinoeng juga selalu mengingat terus dengan apa yang dikatakan Bapak Gubernur Ganjar Pranowo, ada dua hal yakni menjadi Wali Kota jangan takut capek, dan apabila kamu menjaga integritas kamu siap dimusuhi banyak orang.

Dalam kesempatan ini, kota Salatiga mendapat penghargaan insan Unit Pengendalian Gratifikasi(UPG) Nasional atas nama Jamil ASN Inspektorat Salatiga berupa sosialisasi penanaman karakter nilai anti korupsi pada Satuan Pendidikan Dasar dan mahasiswa Perguruan Tinggi. Selain itu, juga dilakukan penyerahan penghargaan Anugerah Siddhakarya kategori Unggul tingkat Nasional kepada PT Unza Vitalis dan juara ke-3 Anugerah Siddakarya tingkat Provinsi Jateng kepada PT. SCI.

“Meskipun mendapat penghargaan, nilai Survei Penilaian Integritas Pemerintah Kota Salatiga tahun 2021 sangat rendah yaitu 73,37 (Rentan Korupsi) dan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) 79, terendah ketiga se-Jawa Tengah. Maka mulai dari sekarang, jangan lengah yuk, karena yang menilai adalah lembaga independent (lembaga di luar kita).

Dalam apel luar biasa ini, guru dan kepala sekolah juga menandatangi integritas yang menjadi gerakan bersama dalam mencegah tindakan korupsi. Mereka juga mempunyai peran dalam penggunaan dana operasional sekolah. Menurutnya, hal ini juga rentan, namun dengan penandatangann integritas tersebut, maka akan membuat kita lebih berhati-hati dan taat aturan.

”Ini akan menjadi acuan dan rujukan saya saat saya mengajar ke sekolah-sekolah, untuk menjaga integritas dan mencegah tindakan korupsi,” tegasnya.
(Rief)

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon