RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Pelajar Berprestasi Ikuti Kompetensi Siswa 2025 Tingkat Kabupaten Semarang

Ratusan Pelajar Berprestasi Ikuti Kompetensi Siswa 2025 Tingkat Kabupaten Semarang

Ratusan Pelajar Berprestasi Ikuti Kompetensi Siswa 2025 Tingkat Kabupaten Semarang

Foto dok IST
Ketua Panitia penyelenggara LKS 2025, Dr. Farida Fahmalatif, S.Pd, M.Pd., saat berikan sambutan dalam pembukaan LKS 2025 di SMK Tengaran kabupaten Semarang

RASIKAFM.COM | TENGARAN – SMK Negeri Tengaran kecamatan Tengaran kabupaten Semarang didaulat sebagai tuan rumah dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Kabupaten Semarang tahun 2025.

Kepada rasikafm.com, Ketua Panitia penyelenggara LKS 2025, Dr. Farida Fahmalatif, S.Pd, M.Pd. menyampaikan jika Lomba Kompetensi Siswa yang mengusung tema “Tingkatkan Kompetensi dan Sinergi Vokasi SMK Serasi”, akan berlangsung dua hari berturut-turut, mulai Selasa 14 Januari 2025 dan Rabu, 15 Januari 2025.

“Lomba LKS Ini adalah momentum pertama penyelenggaraan LKS untuk semua mata lomba yang terpusat pada satu tempat,” kata Farida yang juga Kepala Sekolah SMK Negeri Tengaran ini.

Farida menyebut hal ini sebagai kehormatan karena sekolahnya telah ditunjuk sebagai tempat penyelenggaraan Lomba Kompetensi Siswa untuk semua mata lomba.

Lomba tingkat SMK se-Kabupaten Semarang ini bertujuan agar tercipta generasi baru yang terus meningkat kompetensinya serta terbangunnya sinergi vokasi antar seluruh SMK di Kabupaten Semarang yang memiliki slogan Bumi Serasi.

“Tujuan utama dari Lomba Kompetensi Siswa ini seperti halnya slogal SMK di Kabupaten Semarang yakni Serasi. Serasi dari akronim dari Sehat, Rapi, Aman, Sejahtera Indah,” ujar bu Fai panggilan akrab siswa kepada gurunya ini.

Senada dengan Farida, Kepala SMK Negeri 1 Jambu Suripan., S.Pd. mengatakan jika Lomba LKS ini melibatkan 43 sekolah dengan 12 jenis lomba, diantaranya Informasi dan Teknologi dengan mata lomba Graphic Design Technology, IT Software Solution for Business, 3D Game Art, dan Web Technologies.
“Terdapat pula, lomba Busana, Kuliner, Landscape dan Gardening, dan yang terakhir adalah Akuntansi/Keuangan Lembaga.” Ujar Suripan.

Suripan berharap dengan adanya lomba ini akan menemukan bibit sekaligus prestasi baru bagi siswa siswi terbaik yang akan mewakili Kabupaten Semarang maju ke tingkat provinsi.
“Yang terpenting dalam lomba ini siapapun yang menang mereka adalah bibit unggul dari kabupaten Semarang untuk maju ke tingkat Provinsi” tutup Suripan.

– Suripan saat diwawancarai Rasika FM
– Pengunjung saat menjajal mobil listrik karya siswa SMK Tengaran

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px