KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, Ini Tugas Mereka

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, Ini Tugas Mereka

Ratusan Personel Disiagakan dalam Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024, Ini Tugas Mereka

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024 dilakukan oleh Polres Semarang sebagai persiapan Pemilu 2024 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Foto: dok. Humas Polres Semarang
Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra, bersama Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Dandim 0714/Salatiga Letkol (Inf) Ade Pribadi Siregar mengecek kesiapan pasukan dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024 di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Kamis (19/10/2023).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Candi 2023-2024 sebagai bentuk kesiapan personel dan fasilitas guna mendukung pelaksanaan Pemilu 2024 di Alun-alun Bung Karno Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Kamis (19/10/2023) sore.

Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh jajaran forkopimda, instansi penyelenggara pemilu, perwakilan partai peserta pemilu dan tokoh masyarakat Kabupaten Semarang.

Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra menyampaikan, operasi ini akan berlangsung dengan rentang waktu yang cukup panjang yakni terhitung sejak 19 Oktober 2023 sampai 20 Oktober 2024. Untuk mendukung hal ini, pihaknya menyiagakan 2/3 kekuatan atau sekitar 600 personel ditambah personel gabungan dari TNI, Satpol PP, Dishub, dan Linmas.

“Operasi Mantap Brata 2023-2024 sebagai upaya penguatan strategi komunikasi publik untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pemilu yang aman dan damai,” ujar Oka.

Sosialisasi ini, kata Oka, bertujuan agar masyarakat dapat ikut serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan pada Pemilu 2024. Selain itu, diharapkan masyarakat akan memahami upaya pengamanan yang diterapkan oleh pihak berwenang.

“Seluruh tahapan pemilu kami anggap penting, sehingga perlu dilakukan pengamanan mulai dari pendaftaran, verifikasi administrasi, pemilihan, hingga penetapan agar tidak terjadi gesekan yang memicu naiknya eskalasi di tengah masyarakat,” jelasnya.

Sementara Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat membacakan amanat Kapolri mengatakan, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi ujian kematangan pesta demokrasi Indonesia dan menentukan masa depan bangsa. Kesiapan personel dan sarana prasarana adalah kunci untuk memastikan kelancaran pelaksanaan pengamanan Pemilu tahun 2023-2024.

“Pemetaan dan penyelesaian potensi konflik sosial hingga akar masalah serta antisipasi terhadap daerah-daerah yang rawan konflik selama Pemilu menjadi sebuah keharusan. Hal ini melibatkan upaya pencegahan terorisme dan penanganan pelanggaran serta tindak pidana Pemilu secara profesional dan transparan,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Semarang ini juga berharap seluruh pihak dapat secara bersama-sama menjaga iklim keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tahapan demi tahapan pemilu.

“Utamakan persatuan dan kesatuan, jangan sampai terjadi konflik yang mengganggu kondusifitas kamtibmas,” tegasnya. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang