URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Salatiga memberikan sentuhan unik pada perayaan Hari Kelahiran Pancasila. Berbeda dengan lokasi konvensional seperti lapangan, halaman kantor, atau halaman sekolah, DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga memilih Sumber Mata Air Kali Wedok Salatiga sebagai tempat upacara. Acara yang dihadiri oleh ratusan kader, simpatisan, dan warga sekitar tersebut berlangsung khidmat pada pukul 09.00.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Peserta Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumber Mata Air Kali Wedok Salatiga

Ratusan Peserta Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumber Mata Air Kali Wedok Salatiga

Ratusan Peserta Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila di Sumber Mata Air Kali Wedok Salatiga

Foto Arief Rasika
Suasana upacara peringgatan hari Lahirnya Pancasila di Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA - Jika biasanya upacara digelar di lapangan, halaman kantor, atau halaman sekolah, berbeda yang dilakukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Salatiga.

Bersama ratusan kader, simpatisan, dan warga sekitar, menggelar upacara hari kelahiran Pancasila di Sumber Mata Air Kali Wedok Salatiga. Upacara yang berlangsung pukul 09.00 itu berjalan dengan khidmat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Salatiga Dance Ishak Palit mengaku pihaknya sengaja mengambil tempat tersebut untuk mengenalkan Kali Wedok itu adalah salah satu destinasi wisata rakyat.

“Kedua, kita melakukan ini menjadi bagian dari rakyat. Bahwa partai itu adalah bagian dari rakyat. Sehingga kita membuat upacara rakyat, sekaligus kita membumikan Pancasila,” terang Dance Kamis (1/6/2023).

Dikatakan membumikan Pancasila menjadi hal yang sangat penting, dalam rangka bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Sehingga harus membumikan sila-sila dalam Pancasila.

“Kita berharap bahwa, semua masyarakat harus bersama-sama selalu menghayati Pancasila,” kata dia.

Selain upacara, rangkaian hari lahir Pancasila ini juga dimeriahkan dengan pesta rakyat. Seperti penyebaran benih ikan, panjat pinang, keroncong, rebana, dan lain-lain. Hiburan itu dilakukan dalam waktu satu bulan full.

“Semua kegiatan rakyat sendiri yang menginisiasi,” ungkap Dance.

Diakuinya sumber dana kegiatan ini dari gotong royong masyarakat. Bahkan ibu-ibu PKK yang tampil untuk panduan suara berlatih secara mandiri.

Ketua DPC PDIP Salatiga Dance Ishak Palit

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Smokyara di Jombor, Tuntang, Kabupaten Semarang, menawarkan kuliner bebek dengan teknik pengasapan hingga 15 jam tanpa direbus atau dipresto. Restoran milik Eko Setiawan ini juga menyajikan ayam dan ikan asap yang dimarinasi sebelum diasap menggunakan panas dan asap tidak langsung. Menu bebeknya kini diminati hingga 50 ekor per hari.
Pertama di Salatiga, Smokyara Hadir dengan Menu Bebek Asap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seorang pria berinisial M (59), penghuni kos di Kampung Sawo, Bugel, Sidorejo, Kota Salatiga, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (26/8/2026) malam. Polisi dan tim medis melakukan pemeriksaan serta olah TKP setelah menerima laporan melalui Call Center 110. Pemeriksaan awal tidak menemukan tanda penganiayaan maupun kekerasan pada tubuh korban.
Murni Sakit, Penghuni Kos Ditemukan Meninggal. Saksi akui Cium Bau Busuk
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Sebanyak 95 lulusan LPK Serbaindo dilepas dalam Wisuda ke-14 di Hotel Laras Asri, Salatiga, Rabu (26/8/2026). Pada kesempatan itu, Serbaindo Group bersama Kemendes PDT meluncurkan program beasiswa pendidikan dan kerja ke Jepang yang menargetkan 45.000 peserta hingga 2030, khususnya untuk memenuhi kebutuhan tenaga caregiver.
Gelar Wisuda ke 14, Serbaindo Group Gandeng Kemendes PDT Buka Program 45.000 Beasiswa ke Jepang

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon