URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ratusan peserta dari SD, MI, SMP, MTs, SMU dan SMK yang ada di wilayah kecamatan Tengaran ikuti lomba gerak jalan dalam rangka HUT RI ke 77 Sabtu 13 Agustus 2022 pagi.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ratusan Siswa di Tengaran Ikuti Lomba Gerak Jalan, Finish di RTH Klero

Ratusan Siswa di Tengaran Ikuti Lomba Gerak Jalan, Finish di RTH Klero

Ratusan Siswa di Tengaran Ikuti Lomba Gerak Jalan, Finish di RTH Klero

Ketua Korwilcam Bidang Pendidikan kecamatan Tengaran Eko lesmono, Saat melepas peserta gerak jalan

Ratusan peserta dari SD, MI, SMP, MTs, SMU dan SMK yang ada di wilayah kecamatan Tengaran ikuti lomba gerak jalan dalam rangka HUT RI ke 77 Sabtu 13 Agustus 2022 pagi.

Pantauan Rasika FM, lomba menempuh jarak 2 km, dengan mengambil start di desa Cukil dan finish di RTH Klero depan mapolsek Tengaran tersebut, diikuti oleh ratusan siswa dengan mengenakan seragam didominasi warna merah dan putih.

Kepada Rasika, Ketua Korwilcam Bidang Pendidikan kecamatan Tengaran Eko lesmono, S.Pd, M.Pd mengatakan lomba digelar dalam rangka memperingati HUT RI ke 77, apalagi sebelumnya dua tahun kegiatan masyarakat dalam jumlah besar sempat vakum termasuk anak sekolah akibat covid-19,

“Kegiatan ini untuk membangun karakter anak didik, dalam hal integritas dan disiplin serta meningkatkan kemampuan baris berbaris” ujar Eko.

Eko mengaku senang karena semua sekolah ikut berpartisipasi, total ada 64 regu yang bertanding.

“Berkat kerjasama semua pihak dalam ivent tahunan kali ini semua sekolah yang ada diwilayah kecamatan Tengaran bisa Berpartisipasi” tambahnya.

Keterangan Video:
– Eko lesmono, Saat Diwawancarai Rasika FM
– Siswa siswi SDN Sugihan 03 saat performance di garis Star (Vidio by Tya)

Hadir dalam kegiatan tersebut ketua komisi D DPRD kabupaten Semarang, Pujo Pramujito, Camat Tengaran Dewanto Leksono, Kapolsek AKP Sungkowo dan kepala SMPN 2 Tengaran Waluya.

Sementara itu di garis finish peserta juga dihibur dengan Penampilan group musik “Dwija Nareswara” dari Korwilcam Bidang Pendidikan Tengaran. Dwija Nareswara sendiri berarti guru atau Pendidik yang berkecimpung di dalam seni

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang meminta pemerintah daerah melakukan kajian menyeluruh sebelum pengembangan energi panas bumi Gunung Ungaran dilanjutkan, Senin (31/8/2026). Dewan menyoroti potensi dampak pengeboran lebih dari 2.000 meter terhadap kondisi geologi, lingkungan, sumber air, cagar budaya, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.
Legislator Kabupaten Semarang Soroti Risiko Geothermal Ungaran, Ingatkan Dampak Pengeboran
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum dan kampanye antikorupsi kepada sekitar 150 siswa SMAN 3 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Senin. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kesadaran hukum, kejujuran, integritas, dan tanggung jawab sejak dini, sekaligus mengenalkan bahaya HIV/AIDS serta pengelolaan sampah kepada para pelajar.
JMS di SMAN 3 Salatiga, Gandeng Berbagai Pihak, “Wujudkan Generasi Emas Anti Korupsi”
Pemkab Semarang menyiapkan anggaran hampir Rp16 miliar untuk pelaksanaan Pilkades serentak yang dijadwalkan pada 14 Desember 2026. Bupati Semarang Ngesti Nugraha mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung seluruh tahapan Pilkades, dengan kebutuhan tambahan dipenuhi melalui efisiensi belanja yang tidak menjadi prioritas.
Pemkab Semarang Tambah Anggaran Pilkades, Belanja Tak Mendesak Jadi Sasaran Efisiensi
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
WhatsApp Image 2026-08-30 at 21.48
85 Kontingen Meriahkan Pawai Pembangunan dan Budaya Kabupaten Semarang 2026, Hidupkan Semangat Palagan Ambarawa
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved