KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Rem Blong Diduga Penyebab Laka Lantas di Gamol, Empat Kendaraan Terlibat

Rem Blong Diduga Penyebab Laka Lantas di Gamol, Empat Kendaraan Terlibat

Rem Blong Diduga Penyebab Laka Lantas di Gamol, Empat Kendaraan Terlibat

Polisi sedang mengamankan tkp truk blong di JLS

RASIKAFM.COM | SALATIGA — Entah berapa kali kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Salatiga, khusunya disepanjang Jalan Lingkar Selatan (JLS) dipicu oleh rem blong (rem tidak berfungsi). Terbaru laka lantas karambol terjadi di Simpang Empat Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, pada Rabu (24/12/2025).

Peristiwa tersebut melibatkan empat kendaraan, yakni Mitsubishi Truk Tronton, Mitsubishi Colt L300, sepeda motor Honda Beat, dan sepeda motor Honda Vario.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Darmin, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, kecelakaan diduga bermula dari gangguan fungsi pengereman pada kendaraan Truk Tronton.

“Truk Tronton yang dikemudikan oleh H.S. melaju dari arah Cebongan menuju Blotongan melalui JLS. Sesampainya di lokasi kejadian, diduga mengalami gangguan pada sistem rem sehingga pengemudi kehilangan kendali dan menabrak kendaraan di depannya secara beruntun,” jelasnya.

Kendaraan yang berada di depan truk tersebut masing-masing dikemudikan oleh M.R. (Mitsubishi Colt L300), W.D.A.S. (Honda Beat), dan B.A. (Honda Vario).

Akibat kejadian tersebut, satu orang pengendara sepeda motor Honda Vario berinisial B.A. mengalami luka ringan, berupa memar pada kepala dan luka pada kaki. Korban dalam kondisi sadar dan saat ini menjalani perawatan di RSUD Kota Salatiga. Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka berat. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp5.000.000,-. (Lima juta rupiah)

Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan TKP, pengaturan arus lalu lintas, pengamanan barang bukti, serta pengecekan kondisi korban di rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Salatiga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan angkutan besar, agar lebih memperhatikan kondisi teknis kendaraan sebelum beroperasi, terutama sistem pengereman.

“Kendaraan besar memiliki potensi risiko tinggi. Pemeriksaan rutin menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Saat ini, Satlantas Polres Salatiga masih melakukan penyelidikan lanjutan guna memastikan secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan tersebut.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]