KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Revitalisasi Pasar dan Kredit Murah, Komitmen Ganjar Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

Revitalisasi Pasar dan Kredit Murah, Komitmen Ganjar Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

Revitalisasi Pasar dan Kredit Murah, Komitmen Ganjar Wujudkan Ekonomi Kerakyatan

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berkomitmen terus membangun pasar rakyat atau pasar tradisional. Ganjar tak puas dengan hanya membangun dan memperbaiki 79 pasar saja. Pasar yang makin modern, menurut Ganjar, akan mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan.

Hal itu disampaikan Ganjar usai mengikuti Tour de Borobudur dan finish di Candi Borobudur, Magelang, Minggu (6/11). Ganjar mengatakan, pembangunan pasar akan berjalan karena usulan dari daerah selalu muncul.

“Namanya boleh pasar desa tetapi penataannya makin modern. Kita harapkan demikian nantinya sehingga itu bisa mendorong perekonomian di level desa,” ujar Ganjar.

Usulan peembangunan pasar juga selalu muncul di setiap Musrenbang. Pelaksanaannya bertahap. Khususnya untuk pembenahan fasilitas lainnya di level desa.

“Jadi pasar-pasar apakah di desa atau level kabupaten/kota memang lebih baik itu pemerintah yang mendorong dan seterusnya kita akan melihat perkembangannya,” ujarnya.

Soal target, Ganjar tak menyebut angka detail. Mantan anggota DPR RI ktu menjelaskan sebenarnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tak punya kewajiban membangun pasar. Sehingga bantuan yang diberikan juga menyesuaikan usulan pemerintah daerah.

“Kalau setiap kabupaten/kota sudah cukup dan mampu, kita serahkan kepada mereka. Tapi kalau nggak, barulah nanti kita turun. Jadi targetnya sesuai dengan usulan kabupaten/kota,” tandasnya.

Sebagai informasi, sejak menjabat Gubernur Jawa Tengah tahun 2013 – 2022 Ganjar telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp 360 Miliar untuk membantu membangun atau renovasi 79 pasar. Beberapa pasar tersebut bahkan mendapat bantuan dua kali.

Tak cukup merevitalisasi pasar, Ganjar juga memberikan kredit murah yang bisa dimanfaatkan oleh pedagang pasar. Adalah Kredit Lapak yang diperutukkan kepada pedagang pasar dengan bunga dua persen. Plafon maksimal Kredit Lapak senilai Rp25 juta.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]