URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang mencapai 0,7 meter pada Selasa, 18 Agustus 2026, dengan periode muka air tertinggi berlangsung pukul 04.00–16.00 WIB. Kondisi ini perlu diperhatikan masyarakat di kawasan pesisir rendah karena dapat memengaruhi genangan dan aktivitas di sekitar pantai.

Mbak Google

INFO BMKG

18 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB

18 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB

18 Agustus 2026: Pasang Laut Semarang Capai 0,7 Meter, Puncak Pukul 04.00–16.00 WIB

featured-img

Prakiraan pasang surut harian BMKG menunjukkan muka air laut di Semarang berada pada level 0,7 meter sepanjang pukul 04.00 hingga 16.00 WIB pada Selasa, 18 Agustus 2026. Grafik pasang surut menunjukkan nilai tersebut sebagai ketinggian maksimum harian dan berada sekitar 0,1 meter di atas Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter.

Muka air laut mulai berada di 0,5 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian meningkat menjadi 0,6 meter pada pukul 02.00–03.00 WIB. Ketinggian mencapai 0,7 meter mulai pukul 04.00 WIB dan bertahan hingga pukul 16.00 WIB. Setelah itu, muka air kembali menurun menjadi 0,6 meter pada pukul 17.00 WIB, 0,5 meter pada pukul 18.00–19.00 WIB, serta 0,4 meter pada pukul 20.00 WIB.

Surut terendah diprakirakan mencapai 0,3 meter pada pukul 21.00–22.00 WIB. Setelah itu, muka air kembali naik menjadi 0,4 meter pada pukul 23.00 hingga 24.00 WIB. Pola tersebut menunjukkan kenaikan muka air yang relatif bertahap sejak dini hari, mencapai fase tertinggi pada pagi hingga sore, kemudian turun menuju malam hari.

Data prakiraan cuaca maritim BMKG untuk perairan Semarang–Demak pada 18 Agustus menunjukkan kondisi cerah berawan hingga berawan. Suhu udara berkisar 26–29 derajat Celsius, dengan kelembapan relatif 70–83 persen pada periode pengamatan 07.00–22.00 WIB.

Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 7–12 knot, sementara kecepatan maksimum gust tercatat hingga 26 knot pada sore hari. Arah angin bervariasi, antara lain dari barat hingga selatan dan barat daya. Tinggi gelombang berada pada kisaran 0,5–1,25 meter.

Arus laut diprakirakan berkisar 0,65–0,88 knot, dengan nilai tertinggi sekitar 0,88 knot pada pukul 13.00 WIB. Kondisi perairan tersebut tetap perlu diperhatikan, khususnya oleh aktivitas pelayaran, nelayan, serta masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir Laut Jawa.

Memasuki 19–20 Agustus, BMKG masih memprakirakan tinggi gelombang 0,5–1,25 meter. Cuaca cenderung berawan tebal, suhu berkisar 26–30 derajat Celsius, kelembapan sekitar 72–75 persen, dengan angin 9–12 knot dan gust hingga 26 knot.

Sumber:

📰 Dikutip dari: BMKG Maritim Semarang

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

20 Agustus 2026 – BMKG Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
20 Agustus 2026 – BMKG: Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 19 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.40 WIB mencatat suhu Semarang 26 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen, sementara hujan ringan berpotensi turun di pegunungan dan dataran tinggi serta masyarakat diminta mewaspadai karhutla.
19 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Waspadai Karhutla
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 18 Agustus 2026, didominasi cerah berawan hingga berawan. Pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,9 derajat Celsius dengan kelembapan 76 persen, sementara hujan ringan berpotensi terjadi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan sekitarnya.
18 Agustus 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25 derajat Celsius dengan kelembapan 83 persen, sementara hujan ringan berpotensi turun tidak merata di sekitar pegunungan dan dataran tinggi.
15 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi di Pegunungan Jawa Tengah

TERKINI

Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Untuk menekan emisi yang mencapai 95,6 MtCO2e serta tingginya angka kecelakaan lalu lintas, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mentransformasi layanan Bus Trans Jateng yang terintegrasi . Dengan tarif...
20 Agustus 2026 – BMKG Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
20 Agustus 2026 – BMKG: Semarang Cerah Berawan, Jawa Tengah Waspada Hujan Ringan dan Kebakaran Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang merilis prakiraan cuaca untuk Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat (20/8/2026) berdasarkan hasil pengamatan pukul...
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya...
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut setara 116,6 persen dari target tahunan dan mencakup bayi, anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Lampaui Target, Cek Kesehatan Gratis di Kabupaten Semarang Jangkau 697 Ribu Warga
Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Semarang telah menjangkau 697.318 warga atau sekitar 63 persen dari total sasaran hingga 13 Agustus 2026. Pemeriksaan yang berlangsung di 26 Puskesmas tersebut...
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor dari Belgia. Kegiatan yang bekerja sama dengan LP2M UIN Salatiga tersebut melibatkan murid dari sejumlah sekolah untuk mengembangkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan memecahkan masalah melalui pembelajaran berbasis STEM.
Perluas Pengalaman Belajar Siswa, SMA Sainstek Salatiga Hadirkan Profesor dari Belgia
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menjadi tuan rumah International Academic Workshop “Exploring LEGO-STEM Based Learning for Creativity, Collaboration, and Problem-Solving Skills” bersama dua profesor...
Muat Lebih

POPULER

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi