URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Ribuan warga memadati Alun-alun Bung Karno Kalirejo Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Minggu (29/1/2023). Dengan mengenakan pakaian serba putih, mereka mengikuti Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ribuan Warga Ikuti Doa Bersama dalam Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023

Ribuan Warga Ikuti Doa Bersama dalam Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023

Ribuan Warga Ikuti Doa Bersama dalam Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023

featured-img

RASIKAFM.COM|UNGARAN – Ribuan warga memadati Alun-alun Bung Karno Kalirejo Kecamatan Ungaran Timur Kabupaten Semarang, Minggu (29/1/2023). Dengan mengenakan pakaian serba putih, mereka mengikuti Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023.

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha bersama jajaran forkopimda Kabupaten Semarang juga ikut menghadiri Haul Akbar dan berdoa bersama dengan para ulama.

Ngesti menyampaikan kegiatan tersebut untuk mendoakan arwah para pendahulu, terutama sesepuh yang menjadi cikal bakal Kabupaten Semarang.

“Kita doakan bersama-sama arwah para pemimpin yang sudah terdahulu dipanggil Allah SWT. Baik kepala daerah, wakil kepala daerah, pimpinan DPRD Kabupaten Semarang, dan juga para pendiri Kabupaten Semarang, ” ungkapnya ditemui usai kegiatan, Minggu (29/1/2023).

Selain itu, ia juga berharap dengan adanya doa bersama itu Kabupaten bisa menjadi wilayah yang aman, makmur, tenteram, gemah ripah loh jinawi.

“Alhamdulillah tadi yang hadir banyak dan penuh sekali. Semoga doa kita semua dikabulkan oleh Allah SWT,” ungkapnya.

Ketua Panitia Haul Akbar Kabupaten Semarang 2023 Solichin menyampaikan, majelis ini selain untuk mendoakan arwah para leluhur, juga sekaligus sebagai peringatan menjelang Hari Jadi ke-502 Kabupaten Semarang, Harlah 1 Abad NU, serta Hari Amal Bhakti Kementerian Agama.

“Majelis haul ini kita mempersiapkan kebahagiaan dunia akhirat sekaligus mendoakan orang tua, para guru serta putra-putri agar menjadi generasi yang saleh dan salehah,” paparnya.

Ia juga mengapresiasi ribuan jamaah yang hadir dalam majelis ini. Menurutnya, semakin banyak yang hadir maka semakin doanya diijabah oleh Allah.

“Husnuzan kita, makin mantab doa kita dikabulkan oleh Allah karena hadirin yang hadir pada pagi ini jumlahnya luar biasa,” bebernya.

Sementara Kapolres Semarang AKBP Achmad Oka Mahendra yang turut hadir berpesan agar seluruh jamaah dapat menjaga kerukunan. Hal itu untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

“Mari kita tunjukkan bahwa kita adalah muslim yang baik. Jaga kerukunan sesama muslim dan saling menghormati dengan pemeluk kepercayaan yang berbeda,” pesannya. (win)

 

BACA JUGA :

Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak masyarakat aktif memeriksa data kesejahteraan dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk desil yang tercatat, di Jawa Tengah, Rabu (19/8/2026). Warga dapat menyanggah data yang tidak sesuai melalui laman kementerian agar penyaluran bantuan dan program pemberdayaan lebih tepat sasaran.
Warga Diminta Aktif Cek Data Desil dan Sanggah Data DTSEN
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan