URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Satlantas Polres Semarang bersama anggota dari satuan Samapta, Reskrim, dan Intelkam menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah atas adanya aksi balap liar di sekitar Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang pada Minggu (23/7/2023) dini hari dengan melakukan penertiban skala besar. Operasi ini merupakan bagian dari Operasi Patuh Candi 2023 yang dilaksanakan berdasarkan laporan dari masyarakat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sikat Aksi Balap Liar, 80 Sepeda Motor Berhasil Diamankan Satlantas Polres Semarang

Sikat Aksi Balap Liar, 80 Sepeda Motor Berhasil Diamankan Satlantas Polres Semarang

Sikat Aksi Balap Liar, 80 Sepeda Motor Berhasil Diamankan Satlantas Polres Semarang

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Menindaklanjuti laporan masyarakat yang resah atas adanya aksi balap liar di sekitar Jalan Diponegoro Ungaran, Kabupaten Semarang pada Minggu (23/7/2023) dini hari, jajaran Satlantas Polres Semarang dibantu anggota dari satuan Samapta, Reskrim dan Intelkam melakukan penertiban skala besar.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Semarang AKP Dwi Himawan Chandra itu menyisir sepanjang jalan yang ditengarai dijadikan ‘sirkuit’ balap liar. Hasilnya sebanyak 80 sepeda motor berhasil diamankan.

“Kegiatan itu merupakan bagian dari Operasi Patuh Candi 2023 berdasarkan laporan dari masyarakat. Penyisiran kami lakukan mulai simpang DPRD hingga simpang depan KFC Ungaran,” ungkap Himawan dalam konferensi pers di Kantor Satlantas Polres Semarang, Senin (24/7/2023).

Selain sepeda motor, petugas juga turut mengamankan sekelompok remaja yang diduga ikut menonton aksi balap liar tersebut. Mereka diperintahkan oleh petugas untuk mendorong sepeda motornya menuju kantor Satlantas Polres Semarang.

“Semua penonton yang ada di sekitar lokasi juga kita periksa surat kendaraannya, apabila lengkap kami lakukan pembinaan dan diberikan surat teguran. Bagi yang tidak, kami amankan terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara hasil dari Operasi Patuh Candi 2023 selama 14 hari terhitung dari tanggal 10 Juli hingga 23 Juli 2023, Satlantas Polres Semarang mencatat ada tren kenaikan tindakan tilang sebanyak 93 persen dibandingkan tahun kemarin.

“Tahun kemarin ada 2.136 tilang, sedangkan tahun ini mencapai 4.143. Sementara angka kecelakaan turun dari 24 kasus pada tahun lalu, saat ini ada 19 kasus,” jelasnya. (win)

 

BACA JUGA :

Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon