KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Simak! Agenda Rangkaian Acara Sambut HUT Ke-1247 Kota Salatiga

Simak! Agenda Rangkaian Acara Sambut HUT Ke-1247 Kota Salatiga

Simak! Agenda Rangkaian Acara Sambut HUT Ke-1247 Kota Salatiga

Pemerintah Kota Salatiga akan menggelar beragam kegiatan dalam rangka hari jadi ke-1274 Kota Salatiga, yang akan berlangsung meriah karena bertepatan dengan Hari Koperasi tingkat Jawa Tengah. Penjabat Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, menyatakan bahwa rangkaian acara dimulai dengan peringatan Hari Koperasi ke-77 pada Jumat-Sabtu (12-13/7/2024), termasuk upacara di Lapangan Pancasila dan pameran bazar koperasi di halaman Pemkot Salatiga.
Foto Arief Rasika
Penjabat Wali Kota Salatiga Yasip Khasani saat konferensi pers terkait HUT ke-1274 Kota Salatiga di Ruang Kalitaman, Setda Salatiga

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Beragam kegiatan bakal diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga dalam rangka hari jadi ke-1274 Kota Salatiga. Acara hari jadi itu, akan semakin meriah karena berbarengan dengan Hari Koperasi tingkat Jawa Tengah yang juga diselenggarakan di Kota Salatiga.

Penjabat (Pj) Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, mengatakan kegiatan hari jadi Kota Salatiga tahun ini akan diisi berbagai kegiatan. Rangkaian kegiatan akan diawali peringatan Hari Koperasi ke-77 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan selama dua hari, Jumat-Sabtu (12-13/7/2024). Kegiatan akan dibuka dengan upacara di Lapangan Pancasila Salatiga pada Jumat (12/7/2024).

“Kemudian ada juga pameran bazar koperasi yang akan diikuti 40 koperasi sektor riil dari kota/kabupaten di Jateng. Selain itu juga diikuti 50 koperasi dan UMKM dari Kota Salatiga, bertempat di halaman Pemkot Salatiga, Jumat-Sabtu,” kata Yasip Khasani, saat gelar jumpa pers Rabu (10/7/2024).

Kegiatan itu rencana dihadiri sekitar 2.250 orang yang merupakan perwakilan gerakan koperasi dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan dan menguatkan perekonomian di Jawa Tengah, khususnya Kota Salatiga.

“Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengingatkan pemerintah dan masyarakat untuk senantiasa menghidupkan koperasi dan mewujudkan kesejahteraan bersama,” jelasnya.

Selanjutnya, pada puncak hari jadi Kota Salatiga yang jatuh pada Rabu (24/7/2024) akan dimulai dengan upacara hari jadi. Kemudian dilanjutkan dengan sidang paripurna DPRD dan dilanjutkan dengan acara kenduri rakyat.

Dalam acara kenduri rakyat itu, Pemkot Salatiga akan menyediakan 5.000 porsi makanan yang bisa dinikmati seluruh masyarakat Salatiga. Acara kenduri rakyat digelar di Lapangan Pancasila, seusai sidang paripurna DPRD digelar.

“Kemudian akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam mantan Wali Kota Salatiga yang ada di wilayah Kota Salatiga,” terang Yasip.

Setelah acara tersebut, dilanjutkan dengan kirab budaya yang dimulai dari depan Rumah Dinas Wali Kota Salatiga dan akan berakhir di Halaman Pemkot Salatiga. Kirab tersebut akan diikuti oleh OPD, BUMD, sanggar seni, dan perusahaan swasta di Salatiga.

“Kirab ini juga akan dilombakan dengan kategori tersendiri yakni ada tingkat OPD, mobil hias, dan grup kesenian,” tutup Pj Wali Kota Salatiga.

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Pemkot Semarang menertibkan sekitar 57 pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Kaligawe Raya hingga perbatasan Demak, Selasa (3/11/2026). Penertiban dilakukan untuk membuka akses normalisasi drainase sepanjang hampir empat kilometer yang terhambat bangunan dan sampah. Langkah ini diharapkan memperlancar aliran air serta mengurangi potensi banjir di kawasan Kaligawe dan Genuk.
Penertiban PKL Kaligawe hingga Perbatasan Sayung Berlangsung Kondusif, Normalisasi Drainase Segera Dilakukan
Universitas Kristen Satya Wacana mengajak generasi muda memahami investasi secara rasional melalui Seminar Nasional Now or Never 2026 bertema Beyond the Price, Finding Value, and Building Wealth in Uncertain Markets. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Investor Club Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UKSW ini menghadirkan investor Lo Kheng Hong, Legendary Value Investor Indonesia dan akademisi Profesor Budi Frensidy, Komisaris Utama Samuel Tumbuh Bersama, sebagai narasumber, Rabu (04/11/2026), di Auditorium Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UKSW. Dalam seminar yang diikuti 350 peserta ini, kedua narasumber mengajak peserta memahami investasi saham dengan mempertimbangkan nilai intrinsik, kualitas perusahaan, prospek bisnis, dan risiko investasi. Dalam pemaparannya, Profesor Budi Frensidy menekankan bahwa keputusan investasi perlu didasarkan pada perbandingan antara nilai intrinsik dan harga pasar suatu aset. Menurutnya, investor tidak cukup hanya melihat harga saham, tetapi perlu memperkirakan nilai perusahaan melalui analisis fundamental. “Kita mencari saham atau aset yang nilainya di atas harganya,” tegasnya. Budi mengulas sejumlah pendekatan dalam penilaian saham, antara lain discounted cash flow, kelipatan harga (price multiple), dan residual income. Berbagai metode tersebut dapat membantu investor memperkirakan nilai perusahaan dengan mempertimbangkan arus kas, kinerja, serta prospek bisnis. Ia juga mengingatkan bahwa hasil valuasi dapat berbeda bergantung pada metode dan asumsi yang digunakan. Sementara itu, Lo Kheng Hong membagikan pengalaman panjangnya berinvestasi di pasar modal Indonesia. Ia mengulas perjalanan investasinya serta sejumlah periode penurunan pasar yang justru dinilainya sebagai peluang bagi investor untuk menemukan saham perusahaan berkualitas dengan harga menarik. “Saham is the best choice,” ungkapnya, menegaskan pandangannya terhadap investasi saham. Menurutnya, penurunan harga saham tidak selalu harus disikapi dengan kepanikan, tetapi perlu dianalisis berdasarkan kondisi dan kualitas perusahaan. Dalam memilih perusahaan untuk investasi, Lo Kheng Hong menekankan pentingnya memperhatikan integritas dan kompetensi manajemen, kualitas bisnis, serta prospek perusahaan. Ia juga memperkenalkan konsep sleeping shareholder, yakni menjadi pemegang saham perusahaan berkualitas dan memperoleh manfaat dari pertumbuhan bisnis maupun pembagian dividen tanpa harus terlibat langsung dalam operasional perusahaan. Melalui kedua pemaparan tersebut, peserta memperoleh gambaran bahwa investasi membutuhkan pengetahuan, kesabaran, dan kemampuan mengambil keputusan berdasarkan analisis. Pemahaman terhadap perusahaan yang dipilih menjadi salah satu hal penting agar investor tidak sekadar mengikuti tren atau pergerakan harga pasar. Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan (WR KIP) UKSW Priyo Hari Adi, menyampaikan bahwa kehadiran dua narasumber memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar investasi dari perspektif akademik dan pengalaman praktis. Ia berharap seminar ini mendorong mahasiswa mengelola keuangan secara cakap dan berintegritas, serta mengambil keputusan investasi dengan mempertimbangkan manfaat dan risikonya. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan investasi bukan semata-mata memperoleh keuntungan sebesar-besarnya, melainkan mencapai hasil yang optimal dengan mempertimbangkan risiko. “Dalam pasar modal, kita tidak boleh hanya berbicara mengenai hasil yang maksimal, tetapi hasil yang optimal karena selalu ada manfaat sekaligus risiko,” ungkapnya. Dekan FEB UKSW Dr. Yefta Andi Kus Noegroho turut mengingatkan peserta agar mencermati perkembangan pasar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Pemahaman terhadap kondisi perusahaan dan dinamika pasar menjadi bekal penting sebelum menentukan langkah investasi.
Seminar Nasional Now or Never 2026, Lo Kheng Hong dan Budi Frensidy Hadir di UKSW
Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan hampir Rp71 miliar untuk pengadaan 1.507 alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani dan Gapoktan di berbagai daerah. Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Jateng Defransisco Dasilva Tavares menyebut bantuan tersebut ditujukan untuk meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, serta mempercepat modernisasi pertanian.
Pemprov Jateng Salurkan Ribuan Alsintan Modern, Dorong Minat Gen Z Terjun ke Sektor Pertanian
Ungaran Innovative Expo 2026 Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
Ungaran Innovative Expo 2026: Wadah 107 Inovator Bumi Serasi Menuju Kabupaten Sangat Inovatif
[pekok2]