URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebuah Truk pengangkut ban terguling di Jalan Raya Semarang Solo km 10 tepatnya di depan kios penitipan motor Sruwen, kecamatan tengaran Kabupaten Semarang. Truk berpelat nomor H 1772 CQ tersebut akan mengirim ban ke daerah Solo.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Sopir Mengantuk, Sebuah Truck Pengangkut Ban Alami Laka di Pertigaan Sruwen

Sopir Mengantuk, Sebuah Truck Pengangkut Ban Alami Laka di Pertigaan Sruwen

Sopir Mengantuk, Sebuah Truck Pengangkut Ban Alami Laka di Pertigaan Sruwen

Sebuah Truk pengangkut ban terguling di Jalan Raya Semarang Solo km 10 tepatnya di depan kios penitipan motor Sruwen, kecamatan tengaran Kabupaten Semarang. Truk berpelat nomor H 1772 CQ tersebut akan mengirim ban ke daerah Solo.

Kepada wartawan, sopir truk Aditya warga Brebes mengaku, trucknya terguling akibat microsleep.
“saya sempat Ngantuk tadi lalu tidur beberapa detik, saya kaget lalu reflek banting stir ke kiri,” kata Aditya kepada media, Senin (30/5/2022).

Aditya mengaku saat terbangun masih ingat, kalau didepannya ada motor, sehingga reflek dirinya membanting stir ke kiri untuk menghindari sepeda motor,

Beruntung dalam musibah laka itu tidak ada korban jiwa hanya sopir mengalami luka.

“Alhamdulillah saya tidak mengalami luka yang berarti,” ujarnya.

Tam Sudirman warga Sruwen mengatakan, laka terjadi diduga sopir truk mengantuk.

“Tadi itu truk melaju dari arah Salatiga, sampai di lokasi kejadian, truk tersebut berjalan terlalu minggir langsung terguling disini,” kata Tam kepada Rasika FM.

Aditya sopir saat memberikan kronologis kejadian

Saksi lain menyebut Sebelum terguling, truk menabrak tembok lampu lalu lintas.

“Truk tadi itu menabrak tembok pembatas lampu lalu lintas menabrak warung kecil di pinggir jalan, beruntung tadi yang punya warung pas keluar, jadi tidak ada korbannya,” tambahnya.

BACA JUGA :

Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Jejak Perangkat Elektronik Antar Polisi Ungkap Kasus Hilangnya Mozza, Terduga Pelaku Pembunuhan Ditangkap di Blora
Identitas kerangka manusia yang ditemukan di kawasan Jangli, Semarang, mulai mengerucut pada Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Gebugan, Bergas, yang dilaporkan hilang sejak Juni 2025. Keluarga mengenali sejumlah ciri, seperti gigi lengkap, gingsul, tambalan gigi, dan jepit rambut. Polisi masih menunggu pemeriksaan forensik dan pencocokan DNA.
Gingsul, Tambalan Gigi hingga Jepit Rambut: Ciri Kerangka Jangli Mengarah ke Mozza
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Kerangka Manusia Ditemukan di Jangli Semarang, Diduga Remaja Asal Bergas yang Hilang Setahun Lalu
Muhammad Rivai, warga Cebongan, Salatiga, melaporkan penanganan perkara dugaan penipuan dan/atau penggelapan mobil Nissan Grand Livina ke Itwasda Polda Jateng pada Kamis (3/9/2026). Langkah itu dilakukan setelah terdakwa AG divonis 1 tahun 8 bulan, sementara kendaraan milik Rivai senilai sekitar Rp150 juta belum diketahui keberadaannya.
Livina Hilang, Setelah Ketemu tak ada Kejelasan , Korban Melapor ke Itwasda Polda
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling
Duka di Malam Minggu, Jazz Tabrak Pohon dan Agya Terguling

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka