[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Tag: Corona

ganjar-112
Varian Omicron Belum Ditemukan di Jateng, Ganjar: Kita Mesti Waspada
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memastikan pihaknya terus melakukan sampling dengan Whole Genome Sequence untuk mendeteksi varian Omicron di wilayahnya. Sampai hari ini, tidak ditemukan kasus varian...
ganjar-112
Ganjar: Belum Ditemukan Varian Baru Covid-19 di Jateng
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menegaskan sampai saat ini belum ditemukan varian baru Covid-19 di Jawa Tengah. Meski demikian ia tetap meminta semua pihak untuk waspada dan tidak boleh menyepelek...
Nol-Kasus-Baru-Covid-19,-Pusat-Isolasi-Kabupaten-Semarang-Tetap-Siaga
Nol Kasus Baru Covid-19, Pusat Isolasi Kabupaten Semarang Tetap Siaga
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinkes Kabupaten Semarang, dalam sepuluh hari terakhir ini Kabupaten Semarang nol kasus baru penularan Covid-19. Meski demikian Pemkab Semarang tetap menyiagakan rumah...
hapus-cuti-bersama
Antisipasi Gelombang Ketiga COVID-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal dan Tahun Baru
Pemerintah menghapus cuti bersama Hari Raya Natal 2021 dalam upaya menekan pergerakan warga menjelang akhir tahun guna mencegah terjadinya lonjakan penularan Covid-19.
gelombang-3
Antisipasi Gelombang Tiga Covid-19, Pemkab Semarang Siapkan Anggaran 30 Miliar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang melalui Badan Keuangan Daerah (BKUD) telah menyiapkan anggaran yang akan digunakan untuk belanja tidak terduga (BTT) jika sewaktu-waktu terjadi gelombang ketiga pandemi...
ganjar-yuli-11-10
14 Daerah di Jateng Nol Kasus Kematian Akibat Covid-19
Sebanyak 14 daerah di Jawa Tengah mencatatkan nihil angka kematian karena Covid-19, di awal Oktober 2021. Hal ini mengindikasikan, penyebaran dan penanganan virus Corona di Jateng terkendali. Hingga 10...
walikota-salatiga
7 Orang Masih Positif Covid -19 di Kota Salatiga
RASIKAFM – Hingga Senin 4 Oktober 2021 Kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Salatiga hanya tersisa tujuh pasien. Kepada media Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengungkapkan Satgas Covid-19 telah bekerja...
c-19
63 Santri Positif, PTM di Ponpes Islam Al Irsyad Tengaran Dihentikan
UNGARAN – Sebanyak 63 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Islam Al Irsyad Tengaran Kabupaten Semarang diketahui positif Covid-19. Mereka diduga terpapar dari salah seorang pengajar saat melaksanakan...
Operasi Patuh Candi 2021, Tak Ada Tilang, Fokus Penanganan Covid-19
Wakapolres Semarang Kompol Sigit Ari Wibowo menyematkan pita kepada personil Polres Semarang tanda dimulainya giat Operasi Patuh Candi 2021 di halaman Mapolres Semarang, Senin (20/9/2021). (Foto/ Humas...
Polda Jateng Gelar Apel Operasi Patuh Candi, Ini Yang Disampaikan Kapolda
Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi saat Apel Gelar Pasukan Patuh Candi 2021 di Mapolda Jateng Senin, (20/9/2021) pagi. RASIKAFM – Polda Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Patuh...
Muat Lebih

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved