[audio_player]
[posts_like_dislike]
Profesor Titon Slamet Kurnia ditetapkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum bidang Peradilan Konstitusi. Penetapan diberikan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi kepada dosen UKSW dan diserahkan LLDIKTI Wilayah VI di Jawa Tengah pada 2025. Pengukuhan ini memperkuat pengembangan kajian hukum konstitusional melalui pendidikan, riset, dan kontribusi akademik berkelanjutan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tegakkan Konstitusi melalui Akal Budi Akademik, Titon Slamet Ditetapkan sebagai Guru Besar UKSW

Tegakkan Konstitusi melalui Akal Budi Akademik, Titon Slamet Ditetapkan sebagai Guru Besar UKSW

Tegakkan Konstitusi melalui Akal Budi Akademik, Titon Slamet Ditetapkan sebagai Guru Besar UKSW

Profesor Titon Slamet Kurnia (memakai masker) memperoleh Surat Keputusan Jabatan Akademik Guru Besar, belum lama ini di kantor LLDIKTI Wilayah VI.JPG
Profesor Titon Slamet Kurnia (memakai masker) memperoleh Surat Keputusan Jabatan Akademik Guru Besar, belum lama ini di kantor LLDIKTI Wilayah VI.JPG

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Penguatan keilmuan hukum konstitusional di lingkungan perguruan tinggi kembali memperoleh peneguhan melalui capaian akademik Profesor Titon Slamet Kurnia. Ditetapkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum dalam rumpun Hukum Peradilan Konstitusi, capaian ini menandai kontribusi berkelanjutan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dalam pengembangan kajian konstitusi yang relevan dengan praktik ketatanegaraan Indonesia.

Pengabdian panjang Profesor Titon memperoleh pengakuan negara sekaligus peneguhan institusional melalui penerimaan Surat Keputusan (SK) Jabatan Akademik Guru Besar sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 43806/M/KPT.KP/2025.

Dengan penerimaan SK tersebut, Profesor Titon tercatat sebagai Guru Besar ke-31 yang aktif di UKSW dan Guru Besar ke-18 yang lahir serta bertumbuh dalam masa kepemimpinan Rektor UKSW, Profesor Intiyas Utami. Penyerahan SK dilakukan secara resmi oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jawa Tengah, Profesor Aisyah Endah Palupi, kepada Profesor Titon Slamet Kurnia, belum lama ini di kantor lembaga tersebut.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Rektor Bidang Keuangan, Infrastruktur, dan Perencanaan UKSW, Priyo Hari Adi, Ph.D., yang menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi atas pencapaian Profesor Titon. Menurutnya, pengukuhan ini menjadi kebanggaan bagi UKSW sekaligus memperkuat peran universitas dalam mendukung pengembangan keilmuan hukum di Indonesia.

“Capaian Guru Besar Profesor Titon menunjukkan bahwa ketekunan dan konsistensi dalam menekuni bidang keilmuan akan selalu bermakna. UKSW bangga dapat menjadi tempat bertumbuhnya pemikiran hukum yang kritis dan bertanggung jawab bagi kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Priyo Hari Adi.

Dalam wawancara, Profesor Titon menjelaskan bahwa jabatan Guru Besar yang diterimanya merupakan pengakuan negara terhadap bidang scholarship yang relatif baru di Indonesia, yakni Peradilan Konstitusional (Constitutional Adjudication), yang dipahaminya sebagai proses enforcement konstitusi secara yudisial.

BACA JUGA :

Tim Legacy R2C dari Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) meraih Juara 1 kategori Search and Rescue Robot (SAR) dalam kompetisi UNLIMITED 2026 yang diselenggarakan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro di Semarang. Mereka mengembangkan ALCEO, robot berkaki enam yang mampu bernavigasi secara otonom, melewati berbagai rintangan, dan menjalankan misi penyelamatan di arena menantang.
Sukses Kembangkan Robot SAR, Mahasiswa UKSW Raih Juara 1 UNLIMITED 2026
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Kiprah Kanaya Abigail, Mahasiswa Psikologi UKSW Mengajar SDGs dan Mengenalkan Indonesia di Slovakia
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7°C dengan kelembapan 75%. Suhu harian diprakirakan berkisar 27–36°C dengan kelembapan 40–75%, sedangkan hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan Jawa Tengah bagian tengah.
09 Oktober 2026: Cuaca Semarang Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan keprihatinan atas dugaan perundungan yang menyebabkan seorang murid SDN 1 Kebondalem, Kabupaten Pemalang, meninggal dunia. Saat ditemui di Ungaran, Sabtu (10/10/2026), ia menegaskan pentingnya memperkuat budaya sekolah yang aman melalui kerja sama sekolah, keluarga, masyarakat, dan media serta meningkatkan pengawasan terhadap anak di ruang digital.
Kasus Dugaan Perundungan di SDN Kebondalem Pemalang, Mendikdasmen Sebut Tayangan di Media Turut Jadi Pemicu
Polsek Tengaran, Polres Semarang, memberikan edukasi tentang bahaya narkoba dan pencegahan perundungan kepada 147 siswa SDN Sugihan 01, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (13/10/2026). Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANA), polisi mengajak siswa menghindari narkoba, tidak melakukan kekerasan terhadap teman, serta melaporkan perundungan kepada guru atau orang tua.
Cegah Perundungan, Aipda Joko Sambangi SDN Sugihan 01 Tengaran. Tekankan Siswa harus Saling Menghargai
[pekok2]