KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tekan Covid-19, Wali Kota Salatiga Perintahkan Warga 1 Hari di Rumah Saja

Tekan Covid-19, Wali Kota Salatiga Perintahkan Warga 1 Hari di Rumah Saja

Tekan Covid-19, Wali Kota Salatiga Perintahkan Warga 1 Hari di Rumah Saja

Walikota Salatiga Yulianto meminta warga kota Salatiga lakukan gerakan sehari dirumah saja minggu 4 juli 2021

RASIKAFM – Wali Kota Salatiga Yulianto akhirnya memerintahkan Warga di Rumah saja. Melalui media Yuliyanto meminta masyarakat di Kota Hati Beriman untuk melaksanakan gerakan sehari di rumah saja pada Minggu 4 Juli 2021.

Yuliyanto mengatakan gerakan tersebut wajib dilaksanakan semua komponen masyarakat. untuk menekan laju penularan virus Corona (Covid-19).

“Sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota nomor 4431/545/101/1 warga Salatiga besok hari Minggu agar di rumah saja atau stay at home. Ini ikhtiar memutus mata rantai Covid-19 mudah-mudahan lewat gerakan itu dapat menekan Covid 19,” terangnya kepada media di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (1/7/2021)

Menurutnya, selama sehari di rumah saja seluruh aktivitas dilarang kecuali unsur yang terkait dengan sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, logistik, dan kebutuhan pokok masyarakat.

Ia menambahkan, TNI-Polri dan RT/RW supaya dapat membantu gerakan di rumah saja tersebut. Selama sehari itu, terdapat sejumlah pasar tradisional yang ditutup kemudian beberapa ruang publik seperti Alun-alun Pancasila juga ditutup.

“Saya juga minta seluruh lurah melakukan pengetatan terkait PPKM Mikro. Karena ada delapan kelurahan masuk zona merah, ini perlu kita kawal agar segera kembali normal,” katanya

Wali Kota Salatiga menegaskan, apabila dalam satu lingkungan RT terdapat lima orang positif atau Kepala Keluarga (KK) supaya ditutup sementara atau lockdown. (rief)

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang