RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Timnas Jerman U17 Raih Kemenangan Spektakuler di Final Piala Dunia U17

Timnas Jerman U17 Raih Kemenangan Spektakuler di Final Piala Dunia U17

Timnas Jerman U17 Raih Kemenangan Spektakuler di Final Piala Dunia U17

Tangkapan Layar akun Twitter @theafndotcom

Pertandingan Jerman Prancis pada Piala Dunia U-17

Die Mannschaft Juara Piala Dunia U17 Pertama Kalinya

Timnas Jerman U17 akhirnya memecahkan rekor panjang mereka tanpa meraih gelar juara Piala Dunia U17. Pada final yang berlangsung di Stadion Manahan, Surakarta, Sabtu (2/12/2023), Die Mannschaft berhasil mengalahkan tim kuat Prancis dengan skor akhir 4-3 melalui adu penalti. Kemenangan ini menjadi yang pertama kalinya Jerman mengangkat tropi Piala Dunia U17.

Babak normal pertandingan berakhir imbang 2-2 setelah gol-gol dari Paris Brunner (menit ke-29) dan Noah Darvich (menit ke-51) untuk Jerman, serta Saimon Bouabre (menit ke-85) dan Mathis Amougou (menit ke-85) untuk Prancis. Pertandingan semakin menarik dengan drama di adu penalti. Meskipun terdapat kegagalan eksekusi dari beberapa pemain, termasuk Paris Brunner, Die Mannschaft akhirnya keluar sebagai juara dengan skor 4-3.

Rekam Jejak Jerman dan Harapan Masa Depan

Sebelumnya, Jerman belum pernah meraih gelar juara Piala Dunia U17. Prestasi terbaik mereka sebelumnya adalah sebagai runner-up pada edisi pertama tahun 1985. Namun, dalam turnamen ini, Jerman berhasil menggandakan kesuksesan dengan meraih gelar Piala Eropa U-17 2023 dan Piala Dunia U17 2023. Meskipun drama kartu merah untuk Winners Osawe, Jerman tetap kokoh hingga akhir dan memastikan gelar juara setelah adu penalti yang dramatis.

Adu penalti menjadi babak puncak yang menegangkan. Meskipun beberapa pemain seperti Eric Da Silva Moreira dan Paris Brunner mengalami kegagalan, eksekusi yang sukses dari Joachim Kayi Sanda, Ismael Bouneb, Robert Ramsak, Max Moerstedt, Fayssal Harchaoui, dan Joan Tincres membawa Jerman meraih kemenangan. Sehingga, dengan skor akhir 4-3, Jerman akhirnya menciptakan sejarah dengan gelar Piala Dunia U17 yang sangat dinanti-nantikan.

Tag :

BACA JUGA :

Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat
Piala Dunia U-17 Tuntas Sukses Digelar, Pj Gubernur Jateng Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat
Argentina vs Mali
Mali Mendominasi! Kemenangan 3-0 Atas Argentina Bawa Mereka ke Posisi Tiga Besar
Argentina vs Jerman
Jerman U-17 Sabet Kemenangan Dramatis Melalui Adu Penalti dan Tempuh Jalur Final Piala Dunia U-17 2023
Prancis vs Mali
Prancis U-17 Tembus Final Piala Dunia U-17 2023 setelah Comeback Dramatis Melawan Mali U-17
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan program sekolah, guru, dan siswa baru sekaligus menegaskan komitmen membangun sekolah modern berbasis sains, teknologi, riset, serta nilai-nilai Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menyiapkan lulusan berdaya saing global.
42 Siswa Baru SMA Sainstek Salatiga ikuti Awalussanah, Penyajian Materi disampaikan dalam Dua Bahasa
SMA Sainstek Ahmad Dahlan Salatiga menggelar kegiatan Awalussanah di Gedung DPRD Kota Salatiga, Sabtu (11/7/2026), dengan penyampaian materi menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia. Kegiatan ini bertujuan...
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Yayasan Jallu Nusantara Indonesia (YJNI) dan PC Fatayat NU Kota Salatiga menandatangani nota kesepahaman di Salatiga pada 7 Juli 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan berbasis gender....
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah di Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian sekaligus dukungan agar keluarga korban segera pulih dan kembali beraktivitas.
Pasca Musibah, Tiga Anggota Dewan Berikan Bantuan Korban Kebakaran di Tengaran
Anggota DPR RI Muh Haris bersama Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang M. Jauhari Mahmud menyerahkan bantuan sembako serta uang tunai kepada korban kebakaran rumah...
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pendapatan Kabupaten Semarang 2027 Diproyeksi Turun Rp399,89 Miliar, Pemkab Siapkan APBD dengan Defisit Rp20 Miliar
Pemerintah Kabupaten Semarang memproyeksikan pendapatan daerah 2027 sebesar Rp1,92 triliun, turun Rp399,89 miliar dari APBD 2026 akibat berkurangnya pendapatan asli daerah dan transfer pemerintah. Bupati...
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah...
Muat Lebih

POPULER

Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting
Mozza Axillia Gunarsa, remaja 18 tahun asal Desa Gebugan, Bergas, Kabupaten Semarang, belum ditemukan setahun setelah meninggalkan rumah pada 25 Juni 2025. Keluarga bersama polisi telah menelusuri sejumlah petunjuk di Semarang, Yogyakarta, Jombang, Indramayu, hingga Solo, tetapi belum menemukan keberadaannya dan berharap Mozza segera pulang.
Setahun Hilang, Keberadaan Gadis Asal Bergas Masih Misterius. Ayahanda: "Pulang, Nak. Katanya mau kuliah di Undip"