KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput

Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput

Lawan Jebakan Pinjol dengan Solusi 3M dan Penguatan Ekonomi Akar Rumput

Suasana diskusi

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Di tengah maraknya ancaman jeratan Pinjaman Online (Pinjol) ilegal dan Judi Online (Judol) yang menguras ekonomi masyarakat kecil, Pimpinan Cabang Syarikat Islam (SI) Kabupaten Semarang bersama kaum muda dan inisiatif Pendopo Pintar menyerukan urgensi penataan ulang peredaran ekonomi nasional. Seruan ini mengemuka dalam forum seminar dan diskusi yang digelar pada Selasa sore, di mana ratusan peserta merumuskan langkah konkret untuk mewujudkan tatanan masyarakat yang lebih adil dan sejahtera.

Forum tersebut menyoroti fakta bahwa roda perekonomian nasional secara makro tetap berputar dinamis, namun manfaatnya kerap kali hanya terkonsentrasi di kalangan elite. Hal ini dinilai bertentangan dengan prinsip keadilan ekonomi dalam Islam, sebagaimana termaktub dalam QS. Al-Hasyr ayat 7, yang menegaskan bahwa harta tidak boleh hanya beredar di antara orang-orang kaya saja.

“Masalah utama kita hari ini bukanlah darurat ekonomi secara keseluruhan, melainkan darurat peredaran rezeki. Uang dari kantong rakyat kecil terus disedot ke atas melalui jebakan pinjol dan judol, tanpa menyisakan nilai produktif. Saatnya kita mencontoh ketangguhan ekonomi akar rumput seperti Warung Madura dan memutus rantai monopoli,” ujar Dr. H. Dakhori, S.Pd.I., M.E. pegiat ekonomi syariah asal Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang

Sebagai bukti nyata perlawanan ekonomi dari bawah, forum ini mengangkat kisah sukses para petani di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Melalui Koperasi Beras Pendopo Pintar, para petani berhasil memotong rantai panjang tengkulak. Gabah dibeli dengan harga yang pantas, dan beras didistribusikan langsung kepada konsumen. Nilai tambah dari panen kini tidak lagi menguap di tengah jalan, melainkan langsung dirasakan manfaatnya oleh para petani lokal.

Untuk memperluas dampak positif tersebut, kolaborasi Pendopo Pintar dan Syarikat Islam menggagas Solusi 3M sebagai fondasi format ekonomi umat ke depan:

  • Modal Adil: Menggantikan skema pinjaman mencekik dengan pembiayaan berbasis bagi hasil (syirkah) dan gotong royong jamaah. Untuk menjamin keamanan dana umat dan memitigasi risiko investasi, skema ini dijalankan dengan tata kelola kelembagaan yang transparan, struktur organisasi yang solid, serta penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat di setiap unit bisnis dan yayasan yang dikelola.
  • Marketplace Terbuka: Menciptakan ekosistem pasar yang memfasilitasi pertemuan langsung antara produsen dan konsumen, guna mencegah praktik penimbunan dan monopoli harga, mengambil inspirasi dari Pasar Madinah di zaman Rasulullah SAW.
  • Mental Dermawan: Mengoptimalkan instrumen filantropi Islam (zakat, infak, sedekah, dan wakaf) sebagai penggerak sektor riil, termasuk wakaf produktif untuk modal usaha dan beasiswa bagi generasi muda.

“Perubahan sistemik tidak bisa hanya ditunggu. Melalui gerakan ini, kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk turun tangan. Mulai dari lumbung desa hingga meja makan keluarga perkotaan, mari kita bangun ekosistem yang memastikan kesejahteraan mengalir bagai air bagi seluruh rakyat,” tutupnya.

Kabar Terkini

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
[pekok2]