KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Wujudkan Generasi Emas, Diknas Salatiga Gelar Lokakarya dan Pameran SMP 2024

Wujudkan Generasi Emas, Diknas Salatiga Gelar Lokakarya dan Pameran SMP 2024

Wujudkan Generasi Emas, Diknas Salatiga Gelar Lokakarya dan Pameran SMP 2024

Kepala Dinas Pendidikan Nunuk Dartini menyampaikan apresiasi kepada Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani, yang telah membuka Lokakarya dan Pameran SMP 2024 di Salatiga, sebagai motivasi besar bagi pendidikan di kota tersebut. Acara ini berlangsung di Salatiga pada Selasa (22/10/2024), dan dihadiri oleh SMP negeri dan swasta yang memamerkan prestasi mereka.
Foto Arief Rasika
Caption Siswa siswi SMP 9 Salatiga menampilkan tari kreasi dalam Gelar Lokakarya dan Pameran SMP 2024

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Dalam kesempatan itu Kepala Dinas Pendidikan, Nunuk Dartini, menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya atas kehadiran Pj. Wali Kota Salatiga, karena telah membuka Lokakarya dan pameran SMP 2024.
Karena hal ini merupakan sebuah motivasi yang luar biasa, tidak bisa disampaikan dengan kata-kata. “Kehadiran bapak Yasip sudah memberikan komitmen sangat peduli dengan pendidikan di kota Salatiga, Demikian juga yang lain dan teman-teman semuanya, terima kasih. Mari sama-sama kita wujudkan Salatiga kota pendidikan yang sebenarnya,” Ujar Nunuk.

Sementara itu Pj wali kota Yasip Khasani mengingatkan untuk mewujudkan generasi emas itu menjadi sebuah generasi yang berdaya, generasi yang bersaing, generasi yang mumpuni, generasi yang berinovasi. Apalagi sekarang eranya adalah era teknologi informasi, pembaharuan pengetahuan terus berjalan sehingga para pendidik juga harus mengikutinya.

“Eksplore dengan pengetahuan-pengetahuan terkini karena kalau kita lihat materi pendidikan ini dibuat mungkin 3 tahun yang lalu. 3 tahun yang lalu itu kalau anak-anak sekarang sudah mengatakan masa lalu. Kalau tidak kita update dengan perubahan-perubahannya menyesuaikan dengan kondisi yang sekarang, maka pembelajaran yang kita berikan tidak akan aplikatif ketika menghadapi kehidupan sehari-hari,” ucap Pj. Wali Kota.

Kompetensi pendidik di bidang digitalisasi ini sangat penting. Literasi digital, keterampilan digital, pengetahuan digital, ini tidak hanya untuk murid tetapi pendidik juga harus menguasai literasi digital.

“Sehingga melalui pengetahuan dan kompetensi guru ataupun pendidik yang memang sudah paham terkait literasi digital, sebagai ujung tombak pendidikan, kepala sekolah dan guru memiliki peranan strategis dalam menghadapi siswa untuk mendapatkan keterampilan digital yang dia butuhkan dalam menghadapi tantangan masa depannya. Hal tersebut, saya sangat menyambut baik transfer pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk integrasi teknologi digital dalam pembelajaran,” tuutpnya.

Pantauan Rasika FM, dalam ajang tersebut semua SMP negeri dan swasta dikota salatiga ikut membuka stand memamerkan prestasi mereka.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]