KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Zakat ASN Pemprov Jawa Tengah Capai Rp55 Miliar Setahun

Zakat ASN Pemprov Jawa Tengah Capai Rp55 Miliar Setahun

Zakat ASN Pemprov Jawa Tengah Capai Rp55 Miliar Setahun

Gubernur Ganjar Pranowo usai menghadiri secara daring acara Peluncuran Gerakan Cinta Zakat oleh Presiden Jokowi. (Istimewa)

RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimis Gerakan Cinta Zakat akan menghasilkan banyak manfaat terutama pada pengentasan kemiskinan. Seperti di Pemprov Jateng yang zakat ASN-nya tiap bulan dan tahun 2020 lalu terkumpul Rp 55 Milyar yang bisa digunakan untuk banyak hal.

Ganjar mengatakan, jika di Jateng pihaknya sudah sejak lama mengajak para ASN untuk berzakat melalui Baznas. Meski sempat muncul pro kontra, saat ini gerakan zakat di ASN Pemprov Jateng sudah tersistematisasi dengan pemotongan langsung pada pendapatan.

Sementara itu, Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji menambahkan, penerimaan zakat dari ASN Pemprov pada tahun 2020 lalu mencapai Rp 55 Milyar. Nilai tersebut, belum termasuk dari Baznas Kabupaten/Kota yang totalnya sekitar Rp 400 Milyar. Darodji menjelaskan, dari nilai yang ada, 60 persen di antaranya digunakan untuk pengentasan kemiskinan. Baik digunakan untuk bantuan maupun program pelatihan.

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]