URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di pesisir Semarang terjadi Senin, 08 Juni 2026 pukul 14.00 WIB dengan tinggi muka laut mencapai 1 meter. Kondisi pasang siang hari disertai gelombang hingga 1,25 meter berpotensi meningkatkan genangan rob di kawasan pesisir dan aktivitas pelabuhan Pantura Jawa Tengah.

Mbak Google

INFO BMKG

08 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

08 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

08 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 1 Meter

featured-img

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi perairan Laut Jawa di wilayah Semarang–Demak relatif kondusif pada Senin, 08 Juni 2026. Namun demikian, masyarakat pesisir tetap diminta mewaspadai pasang maksimum yang terjadi pada siang hingga sore hari.

Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Permukaan laut kemudian meningkat secara bertahap sejak pagi hari hingga melewati Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter mulai pukul 06.00 WIB.

Ketinggian air laut tercatat mencapai 0,7 meter pada pukul 08.00–09.00 WIB, kemudian naik menjadi 0,8 meter pada pukul 10.00–11.00 WIB. Puncak pasang maksimum diprakirakan terjadi pukul 14.00 WIB dengan tinggi muka laut mencapai 1 meter.

Setelah mencapai puncak, muka air laut mulai mengalami penurunan bertahap menjadi 0,9 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB dan turun hingga 0,2 meter pada pukul 23.00 WIB sebelum kembali naik tipis menjelang tengah malam.

BMKG menilai pola kenaikan muka air laut sejak pagi hingga siang hari tersebut berpotensi memengaruhi sejumlah kawasan pesisir Semarang, terutama wilayah pelabuhan, tambak, permukiman pesisir, dan akses jalan rendah di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah yang rawan terdampak rob saat pasang maksimum berlangsung.

Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di perairan Semarang–Demak didominasi kondisi cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berubah menjadi berawan pada malam hari. Suhu udara berkisar antara 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 64–81 persen.

Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 9–15 knot dengan hembusan maksimum mencapai 20 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 0,67–1,06 knot.

Adapun tinggi gelombang laut di perairan Semarang dan sekitarnya berkisar antara 0,5–1,25 meter. Kondisi tersebut masih tergolong relatif aman bagi aktivitas pelayaran lokal dan nelayan, meski kewaspadaan tetap diperlukan terutama saat angin menguat pada siang hingga sore hari.

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk terus memantau informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru guna mengantisipasi potensi genangan rob maupun gangguan aktivitas kelautan di wilayah pesisir Jawa Tengah.

Sumber:

 

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

BACA JUGA :

BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 27 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Sore hingga awal malam, wilayah pegunungan tengah berpotensi hujan ringan, sementara kondisi musim kemarau meningkatkan kemudahan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
27 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Rabu, 26 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Memasuki sore hingga awal malam, sebagian wilayah berawan dengan potensi hujan ringan di pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
26 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah, Jawa Tengah Waspadai Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 25 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan. Observasi pukul 05.30 WIB mencatat suhu Semarang 24,2°C, kelembapan 85%, dan angin timur 4 km/jam. Kondisi berpotensi berubah menjadi berawan pada sore hingga awal malam.
25 Agustus 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Waspada Karhutla

TERKINI

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan...
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026)...
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Rencana pengembangan energi panas bumi di Gunung Ungaran dan Telomoyo, Jawa Tengah, dinilai perlu menyeimbangkan kebutuhan energi bersih dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Dosen...
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi...
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan...
Muat Lebih

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved