Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi perairan Laut Jawa di wilayah Semarang–Demak relatif kondusif pada Senin, 08 Juni 2026. Namun demikian, masyarakat pesisir tetap diminta mewaspadai pasang maksimum yang terjadi pada siang hingga sore hari.
Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Permukaan laut kemudian meningkat secara bertahap sejak pagi hari hingga melewati Mean Sea Level (MSL) 0,6 meter mulai pukul 06.00 WIB.
Ketinggian air laut tercatat mencapai 0,7 meter pada pukul 08.00–09.00 WIB, kemudian naik menjadi 0,8 meter pada pukul 10.00–11.00 WIB. Puncak pasang maksimum diprakirakan terjadi pukul 14.00 WIB dengan tinggi muka laut mencapai 1 meter.
Setelah mencapai puncak, muka air laut mulai mengalami penurunan bertahap menjadi 0,9 meter pada pukul 15.00–16.00 WIB dan turun hingga 0,2 meter pada pukul 23.00 WIB sebelum kembali naik tipis menjelang tengah malam.
BMKG menilai pola kenaikan muka air laut sejak pagi hingga siang hari tersebut berpotensi memengaruhi sejumlah kawasan pesisir Semarang, terutama wilayah pelabuhan, tambak, permukiman pesisir, dan akses jalan rendah di kawasan Pantai Utara Jawa Tengah yang rawan terdampak rob saat pasang maksimum berlangsung.
Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di perairan Semarang–Demak didominasi kondisi cerah berawan pada pagi hingga siang hari, kemudian berubah menjadi berawan pada malam hari. Suhu udara berkisar antara 26–29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 64–81 persen.
Kecepatan angin diprakirakan berada pada kisaran 9–15 knot dengan hembusan maksimum mencapai 20 knot. Arus laut bergerak dominan ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 0,67–1,06 knot.
Adapun tinggi gelombang laut di perairan Semarang dan sekitarnya berkisar antara 0,5–1,25 meter. Kondisi tersebut masih tergolong relatif aman bagi aktivitas pelayaran lokal dan nelayan, meski kewaspadaan tetap diperlukan terutama saat angin menguat pada siang hingga sore hari.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut untuk terus memantau informasi cuaca maritim dan pasang surut terbaru guna mengantisipasi potensi genangan rob maupun gangguan aktivitas kelautan di wilayah pesisir Jawa Tengah.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Senin, 08 Juni 2026 pic.twitter.com/3JVgNWPQQT
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) June 7, 2026
