Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang laut di wilayah perairan Semarang dan Demak masih berada pada kategori cukup tinggi pada Selasa, 09 Juni 2026. Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, puncak pasang diperkirakan terjadi pada pukul 13.00 WIB hingga 16.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter.
Grafik pasang surut menunjukkan kenaikan muka air laut berlangsung bertahap sejak dini hari. Ketinggian air laut berada di angka 0,3 meter pada pukul 01.00 WIB, kemudian terus meningkat menjadi 0,6 meter pada pagi hari dan mencapai puncak 0,9 meter pada siang hingga sore hari. Setelah pukul 17.00 WIB, muka air laut mulai mengalami penurunan secara perlahan hingga mencapai titik surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 23.00 WIB.
BMKG Maritim juga mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka air laut berada di kisaran 0,6 meter. Kondisi tersebut menunjukkan adanya selisih cukup signifikan antara muka air laut rata-rata dengan puncak pasang harian yang terjadi pada siang hari.
Sementara itu, prakiraan cuaca maritim di perairan Semarang–Demak didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan sejak pagi hingga sore hari. Memasuki malam hingga dini hari, cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan tebal. Suhu udara berkisar antara 26 hingga 29 derajat Celsius dengan kelembapan udara 61–82 persen.
Kecepatan angin di wilayah perairan utara Jawa Tengah diprakirakan berada pada kisaran 7–13 knot dengan hembusan maksimum mencapai 20 knot. Arus laut bergerak ke arah barat daya (SW) dengan kecepatan sekitar 0,67 hingga 1,11 knot. Adapun tinggi gelombang laut di Laut Jawa, khususnya perairan Semarang dan Demak, diperkirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah.
Meski gelombang laut relatif aman untuk aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah, kombinasi pasang maksimum pada siang hari tetap berpotensi memicu peningkatan genangan rob di sejumlah kawasan pesisir rendah, terutama di sekitar pelabuhan, tambak, permukiman pesisir, dan akses jalan pantura Semarang-Demak.
BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, dan pengguna jasa transportasi laut untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan pasang surut terbaru, terutama pada periode siang hingga sore saat muka air laut mencapai titik tertinggi.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Selasa, 09 Juni 2026 pic.twitter.com/7Y4bFxtn6j
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) June 8, 2026
