Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang memprakirakan kondisi pasang surut laut di wilayah Semarang dan pesisir Jawa Tengah masih berada pada kategori cukup tinggi pada Selasa, 12 Mei 2026.
Berdasarkan data prakiraan pasang surut harian, tinggi muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3–0,4 meter. Ketinggian air laut kemudian meningkat secara bertahap sejak pagi hari menjadi 0,5–0,6 meter pada pukul 04.00–10.00 WIB.
Kenaikan muka air laut terus berlangsung menjelang siang hingga sore hari. BMKG memprakirakan pasang maksimum mencapai 0,9 meter pada pukul 14.00 WIB hingga 17.00 WIB. Setelah periode tersebut, muka air laut diperkirakan mulai turun menjadi 0,8 meter pada pukul 18.00 WIB dan terus menurun hingga kembali ke kisaran 0,3 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.
BMKG juga mencatat Mean Sea Level (MSL) atau rata-rata muka laut berada di kisaran 0,6 meter. Pola pasang menunjukkan kenaikan stabil sejak pagi menuju siang hari sebelum kembali menurun pada malam hari. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kawasan pesisir rendah, terutama wilayah Semarang Utara, pelabuhan, tambak, akses jalan pesisir, dan area sekitar muara sungai yang terhubung langsung dengan Laut Jawa.
Selain kondisi pasang surut, prakiraan cuaca maritim Perairan Semarang–Demak untuk periode 11–13 Mei 2026 menunjukkan cuaca didominasi cerah berawan hingga berawan pada siang hari, dengan potensi hujan ringan pada malam hari hingga Rabu, 13 Mei 2026.
Suhu udara di wilayah perairan berkisar 27–30 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 74–86 persen. Angin bertiup dari sektor barat daya hingga selatan dengan kecepatan rata-rata 4–11 knot dan hembusan maksimum hingga 20 knot.
BMKG juga memprakirakan arus laut bergerak ke arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan sekitar 0,65–1,19 knot. Sementara tinggi gelombang laut di perairan utara Jawa Tengah diperkirakan berada pada kisaran 0,5–1,25 meter atau kategori rendah hingga sedang.
Aktivitas pelayaran lokal dan nelayan di Laut Jawa bagian utara Jawa Tengah masih dinilai relatif aman, namun masyarakat pesisir diimbau tetap memperhatikan perkembangan cuaca maritim dan kondisi pasang laut, khususnya pada periode pasang maksimum siang hingga sore hari yang berpotensi menimbulkan rob di sejumlah titik pesisir Semarang dan sekitarnya.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang Selasa, 12 Mei 2026 pic.twitter.com/61XnKx6uL5
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) May 11, 2026
