[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Mei 8, 2021

Mudik Tidak Lengkap, 4 Mobil Asal Jakarta Diminta Putar Balik Saat Memasuki Wilayah Tengaran Salatiga
Wakapolsek Tengaran Iptu Wardoyo saat memeriksa kendaraan pemudik di depan pertigaan Sruwen. 08/05 RASIKAFM – Langkah itu dilakukan oleh jajaran polsek Tengaran polres Semarang semata mata agar...
Zona Orange, Seluruh Destinasi Wisata di Magelang Ditutup saat Libur Lebaran
Objek wisata alam dan wisata religi Kebun Raya Gunung Tidar Kota Magelang. (ANTARA/HO – Bagian Prokompim Kota Magelang) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/05/08-17-1.mp3 RASIKAFM –...
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Pemkab Semarang Siapkan 6.300 Rapid Antigen Gratis
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/05/08-18-1.mp3 RASIKAFM – Pemkab Semarang menyiapkan sebanyak 6.300 rapid antigen gratis guna mengantisipasi lonjakan...
Peduli Korban Kebakaran, Anggota Koramil 04/Bringin dan Paguyuban Kades 'Hamong Projo' Serahkan Bantuan
Anggota Koramil 04/Bringin saat mendampingi Paguyuban Kades ‘Hamong Projo’ menyerahkan Bantuan korban kebakaran sebagai Wujud kepedulian sesama, Paguyuban kepala desa “Hamong Projo”...

POPULER

Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved