[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: November 11, 2021

UKSW-Kukuhkan-Empat-Guru-Besar
UKSW Kukuhkan Empat Guru Besar, Prof. Gatot Sasongko menilai "Pandemi Berimbas Pada Meningkatnya Jumlah Pekerja Anak"
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) akhirnya resmi mengukuhkan empat guru besar atau profesor baru secara bersamaan pada sidang terbuka senat yang digelar secara luring terbatas di Balairung Universitas,...
Polrestabes-Semarang-menerima-Kunjungan-Dari-JMSI
Polrestabes Semarang menerima Kunjungan Dari JMSI, Ini Yang Disampaikan Kapolrestabes
Presisi Command Center (PCC) Polrestabes Semarang menerima kunjungan dari Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar menyampaikan tentang...
ganjar-11-11
Ganjar Kumpulkan Bupati/Wali Kota dan Pimpinan DPRD, Ingatkan Tidak Korupsi
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengundang seluruh Bupati/Wali Kota dan pimpinan DPRD ke Semarang, Kamis (11/11). Mereka dikumpulkan dalam satu forum di Gedung Gradhika Bhakti Praja untuk mendengarkan...
angin-kencang
Belasan Rumah Warga dan Satu Masjid di Tengaran Kabupaten Semarang Rusak Disapu Puting Beliung
Angin kencang yang terjadi di Desa Sugihan, Tengaran, Kabupaten Semarang pada Rabu (10/11/2021) petang menyebabkan belasan rumah warga dan satu tempat ibadah rusak.
Bentuk-Karakter-Generasi-Muda-Sejak-Dini,-Materi-Kependudukan-Diintegrasikan-ke-Mapel-SD
Bentuk Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Materi Kependudukan Diintegrasikan ke Mapel SD
"Melalui Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) ini, golnya yang ingin dicapai adalah anak memiliki kesadaran tentang dirinya sendiri dalam perspektif kependudukan," ujar Kepala DP3AKB Kabupaten Semarang, Romlah.
pelaku-dorong
Pengakuan Pelaku Dorong Temannya Dari Lantai 6 Hotel Hingga Meninggal Dunia
Dihadapan Polisi dan awak media, pelaku berumur 23 tahun itu mengakui, aksi tersebut dilakukannya lantaran ia berupaya menghindar dari terjangan korban.
Kemitraan-DPR-RI-Dukung-Capaian-Herd-Imunity
Kemitraan DPR RI Dukung Capaian Herd Imunity, Dede Bagikan Puluhan Ribu Vaksin
Dalam mendukung percepatan vaksinasi, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Jateng X, Dede Indra Permana Soediro, membagikan puluhan ribu dosis vaksin COVID-19, Rabu (10/11/2021). Program Kemitraan DPR...
Kodim-Salatiga-Gelar-Lomba-Pidato-Perjuangan-Tingkat-SMU
Peringati Hari Pahlawan, Kodim Salatiga Gelar Lomba Pidato Perjuangan Tingkat SMU
Dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan tingkat Kodim 0714 Salatiga , sedikitnya 26 siswa perwakilan dari SMA/SMK/MA di Kota Salatiga meramaikan lomba pidato Kebangsaan, Rabu, 10 November 2021.
baksos-komunitas-jeep
Baksos Komunitas Jeep, Wisata Bandungan Bagikan 2000 Bibit Tales ke Petani Bandungan
Bandungan Adventure Jeep Comunity (BAJC), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia dan Komunitas Peduli Alam Lestari (KOMPASi) Jateng bekerjasama dengan investor pertanian Agus Wahyu dan Raka Adhe menggelar...
Central-Java-Investment-Business-Forum-(CJIB)-2021
Ini Alasan Investor Tertarik Investasi ke Jateng
Gelaran Central Java Investment Business Forum (CJIB) 2021 kembali digelar. Ratusan calon investor baik dari dalam maupun luar negeri berbondong-bondong mengikuti acara itu untuk melihat potensi investasi...
Muat Lebih

POPULER

Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting