URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Bandungan Adventure Jeep Comunity (BAJC), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia dan Komunitas Peduli Alam Lestari (KOMPASi) Jateng bekerjasama dengan investor pertanian Agus Wahyu dan Raka Adhe menggelar bakti sosial membagikan ribuan bibit Tales Bening kepada petani di Desa Kenteng, Bandungan, dan Desa Kebumen, Sumowono, Kab. Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Baksos Komunitas Jeep, Wisata Bandungan Bagikan 2000 Bibit Tales ke Petani Bandungan

Baksos Komunitas Jeep, Wisata Bandungan Bagikan 2000 Bibit Tales ke Petani Bandungan

Baksos Komunitas Jeep, Wisata Bandungan Bagikan 2000 Bibit Tales ke Petani Bandungan

featured-img

Untuk meningkatkan semangat bertani dan meningkatkan pendapatan tambahan bagi petani, Bandungan Adventure Jeep Comunity (BAJC), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia dan Komunitas Peduli Alam Lestari (KOMPASi) Jateng bekerjasama dengan investor pertanian Agus Wahyu dan Raka Adhe menggelar bakti sosial membagikan ribuan bibit Tales Bening kepada petani di Desa Kenteng, Bandungan, dan Desa Kebumen, Sumowono, Kab. Semarang.

“Baksos membagikan bibit tanaman rutin kami gelar. Sebelumnya kami membagikan 5000 bibit tanaman keras, kali ini kami membagi bibit Tales Bening sebanyak 2000,” ujar Humas BAJC, Pristyono Hartanto, S.Sos.

Tales bening dipilih untuk dibagikan karena memiliki nilai tambah perekonomian bagi petani. Selain mudah ditanam, juga tidak banyak biaya perawatannya. Bahkan dalam waktu cepat dapat menghasilkan uang dari menjual daun, batang dan umbinya.
“Kami ajak Bapak Agus Wahyu dan Raka Adhe sebagai investor pertanian. Beliau berdua yang membantu bibit dan nantinya akan membeli dan mengekspor hasil pertanian tales bening dari petani,” imbuhnya.

Sementara itu, investor pertanian Tales Bening, Agus Wahyu mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih dapat kerjasama dengan berbagai organisasi di Bandungan untuk pengembangan tales bening tersebut. Selain itu Agus berharap para petani dari kelompok tani Budidoyo Desa Kenteng dan Kelompok Tani Kebumen yang mendapatkan bantuan bibit dapat mengemban amanah untuk mengembangkan pertanian tersebut.
“Bibit dari kami segera ditanam sehingga cepat tumbuh dan menghasilkan. Kami siap membeli hasil panen daun tales dan umbinya. Selain itu kelompok tani dapat mengembangkan bibitnya sehingga luas tanamnya semakin luas,” kata dia.

pengasuh ponpes Pabelan Kabupaten Semarang, Gus Ali yang memegang kuota ekspor daun tales ke Turki dan Australia. “Kami memproduksi rokok Al Mago berbahan daun tales ini. Produk tales itu kami ekspor ke luar negeri untuk bahan rokok putih,” imbuhnya.
Ketua Kelompok Tani Budidoyo menyampaikan bahwa pihaknya sangat berterimakasih karena mendapatkan bantuan bibit tersebut. “bibit akan kami tanam di lahan kelompok tani dan kami siap merawatnya. Harapannya dapat panen memlimpah. Semoga permintaan produk tales dapat berkelanjutan sehingga kami juga diuntungkan,” kata Poniman. ( rief )

BACA JUGA :

Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Dinsos Kabupaten Semarang Salurkan 15 Kaki Palsu, Enam Penerima Tambahan Disiapkan
Musim kemarau menyebabkan tanaman padi berusia sekitar 20 hari setelah semai di Dusun Pluwang, Desa Wringin Putih, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, mati akibat pasokan irigasi tidak mencukupi. Kondisi ini membuat petani penggarap mengalami kerugian jutaan rupiah setelah sebelumnya menghadapi gagal panen akibat serangan hama tikus pada musim tanam sebelumnya.
Kemarau Bikin Sawah Mengering, Petani Wringin Putih Tekor Jutaan Rupiah
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah menggelar aktivasi kemerdekaan di tujuh SPBU di Jawa Tengah dan DIY pada Senin (17/8/2026) untuk memperingati HUT ke-81 RI. Melalui program Tebus Murah Paket Sembako, masyarakat dapat membeli paket senilai Rp150 ribu seharga Rp100 ribu, sementara hasil penjualan disalurkan sebagai donasi bagi korban gempa bumi di NTT.
Semarak Kemerdekaan di SPBU, Pertamina Libatkan Veteran hingga Komunitas Ojol
Ratusan warga Dukuh Sinoman, Kelurahan Sidorejo Lor, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026) dengan mengenakan busana Jawa dan kostum pewayangan. Konsep tersebut dipilih warga untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan sekaligus melestarikan budaya Jawa serta mengenalkan nilai moral pewayangan kepada generasi muda.
Rawat Budaya Jawa, Ratusan Warga Sinoman ikuti Upacara Kenakan Kostum Tokoh Pewayangan
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot
Cemburu Buta, Seorang Pemuda Asal Bawen Dihajar Pakai Knalpot

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
WhatsApp Image 2026-08-12 at 22.08
Diduga Alami Rem Blong, Truk Tronton Tabrak Tiga Motor Di JLS Salatiga, Satu Orang Meninggal
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved