URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan tingkat Kodim 0714 Salatiga , sedikitnya 26 siswa perwakilan dari SMA/SMK/MA di Kota Salatiga meramaikan lomba pidato Kebangsaan, Rabu, 10 November 2021.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Peringati Hari Pahlawan, Kodim Salatiga Gelar Lomba Pidato Perjuangan Tingkat SMU

Peringati Hari Pahlawan, Kodim Salatiga Gelar Lomba Pidato Perjuangan Tingkat SMU

Peringati Hari Pahlawan, Kodim Salatiga Gelar Lomba Pidato Perjuangan Tingkat SMU

Dalam rangka menyemarakkan Hari Pahlawan tingkat Kodim 0714 Salatiga , sedikitnya 26 siswa perwakilan dari SMA/SMK/MA di Kota Salatiga meramaikan lomba pidato Kebangsaan, Rabu, 10 November 2021.

Lomba pidato dalam rangka Hari Pahlawan ini merebutkan Piala Dandim 0714/Salatiga.

Para siswa peserta lomba pidato berusaha unjuk kemampuan berpidato, agar bisa meraih prestasi terbaik.

Pantauan rasikafm.com bahkan Beberapa siswa mengenakan kostum perjuangan agar lebih menghayati saat pentas.

Nabila, misalnya siswa SMA 3 Salatiga ini berusaha tampil menarik dalam lomba tersebut dengan mempersiapkan materi lomba yang terbaik sesuai dengan tema.

Tema kebangsaan, perjuangan, dan patriotik para pejuang terdahulu menjadi materi utama pidatonya.

“Saya gabungkan materi pidato tentang pejuang di era kemerdekaan RI dahulu dan pejuang di masa sekarang ini. Semoga dengan persiapan yang telah saya lakukan sejak beberapa hari lalu, saya bisa meraih juara,” ujarnya.

Dalam Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Salatiga Yuliyanto, Ketua DPRD Dance Ishak Palit, Kapolres AKBP Indra Mardiana, dan Forkopinda itu nampak Peserta tampil Memukau.

Dalam wawancara dengan Medi Dandim 0714/Salatiga Letkol Inf Loka Jaya Sembada menjelaskan, lomba pidato yang digelar tersebut sebagai upaya menggugah kesadaran generasi muda agar meneladani perjuangan para pendahulu.

Semangat dan semboyan para pejuangan tidak mengenal menyerah, rela berkorban, cinta Tanah Air, serta mampu mewujudkan persatuan dan kesatuan, akan selalu dikenang diikuti para generasi muda saat ini.

“Peserta dengan penilaian terbaik berdasarkan keputusan dewan juri yang akan menjadi pemenang untuk mendapatkan piala,” ungkap Dandim yang didampingi Pasi Teritorial Kaptem M Kurdi.

Loka Jaya Sembada mengingatkan bahwa menang atau kalah dalam setiap lomba adalah hal yang biasa dan bukan utama.

Terpenting para pelajar SMA/SMK/MA mampu membuktikan diri tampil percaya dirii mengikuti lomba pidato.

Termasuk mampu menyusun kalimat-kalimat pidato yang mengobarkan semangat patriot dan perjuangan pahlawan pendahulu demi kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

BACA JUGA :

Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Ikuti Popda Pelajar, Tim Sepak Bola Salatiga Tampil Meyakinkan, Pastikan Lolos 8 Besar
Warung Makan Podomoro milik Mbah Rukiyem di Jalan Jenderal Sudirman, Salatiga, Jawa Tengah, semakin ramai setelah dikunjungi Anang Hermansyah dan Ashanty. Konten kuliner pasangan selebritas itu membuat tumpang koyor legendaris yang dijual sejak 1969 tersebut diburu pembeli dari berbagai daerah hingga penjualan koyor meningkat dari 7 menjadi 22 kilogram per hari.
Usai Viral dikunjungi Anang-Ashanty Tumpang Koyor Legendaris Podomoro Salatiga Diburu Pembeli
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved