URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 26 tim Futsal, (16 tim Putra dan 6 Tim Putri) berlaga pada turnamen Futsal 2022 Salatiga, Sabtu (7.5.22) Kegiatan itu berlangsung di kawasan Kemiri, belakang Kampus UKSW Salatiga, gelaran Turnamen Futsal 2022 ini sekaligus mencari bibit unggul atlet Futsal.

Mbak Google

KABAR RASIKA

26 Tim Ikuti Lomba Futsal, Ajang Ini Untuk Menjaring Bibit Unggul Dan Keakraban Sesama Mahasiswa

26 Tim Ikuti Lomba Futsal, Ajang Ini Untuk Menjaring Bibit Unggul Dan Keakraban Sesama Mahasiswa

26 Tim Ikuti Lomba Futsal, Ajang Ini Untuk Menjaring Bibit Unggul Dan Keakraban Sesama Mahasiswa

featured-img

Sedikitnya 26 tim Futsal, (16 tim Putra dan 6 Tim Putri) berlaga pada turnamen Futsal 2022 Salatiga, Sabtu (7.5.22)

Kegiatan itu berlangsung di kawasan Kemiri, belakang Kampus UKSW Salatiga, gelaran Turnamen Futsal 2022 ini sekaligus mencari bibit unggul atlet Futsal.

“Turnamen Futsal di Salatiga cukup lama vakum, apalagi adanya Pandemi Covid-19 baru ini kita kembali menggelar kejuaraan Tingkat Mahasiswa dan Umum,” kata Ketua Panitia kegiatan, Rico Reinhad Koroh saat diwawancarai Rasika FM.

Rico menambahkan, sejak berdiri di tahun 2021 Club’ Futsal Terlena Salatiga memang belum menunjukkan eksistensinya di bidang olahraga bergengsi ini.

Namun selepas Pemerintah mengumumkan Pandemi Covid-19 mulai reda, Club Futsal Terlena dengan binaan Joko S, anggota Polsek Sidorejo Polres Salatiga berhasil mengadakan turnamen futsal.

Ada pun peserta tim berasal dari beberapa kota di Jateng, diantaranya Yogyakarta, Solo dan tentunya tuan rumah Salatiga.

“Karena peserta merupakan kalangan mahasiswa dan umum, kegiatan ini kami utamakan dalam rangka menjalin silaturahmi, kebersamaan yang selama ini Turnamen Futsal sempat vakum,” tandasnya.

Pertandingan dengan sistem setengah kompetisi itu, terbagi dalam 4 grop. Masing-masing grop bertanding tiga kali. Dan diambil dua tim yang lolos, dilanjut dua grop masuk babak berikutnya.

“Harapannya dengan turnamen ini menyediakan wadah menyalurkan skill bagi generasi muda berbakat serta menjalin silahturahmi dengan masyarakat sekitar,” terang Rico.

Rico saat diwawancarai Rasika FM

Terpisah, Kanit Intel polsek Sidorejo, Polres Salatiga Joko Sadmoko. Menjelaskan tujuan dari ajang ini juga sebagai pembinaan bagi klub Futsal yang ada di Salatiga, ” Dalam kegiatan Turnamen Futsal ini lebih mengutamakan terjalinnya keakraban antar mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia dengan masyarakat sekitar” terang Joko.

Menurutnya di Salatiga sendiri indentik dengan Indonesia Mini. Dasar itu juga mendorong pihaknya menggelar turnamen dengan melibatkan adik adik mahasiswa dari berbagai daerah yang kos dan tengah menempuh pendidikan di Salatiga.

Gineer Maslebu, perwakilan pihak UKSW yang juga Kepala Lembaga Layanan Kemahasiswaan turut memfasilitasi kegiatan tersebut.

“Salah satu tim paling banyak terbentuk di tiap Fakultas itu adalah futsal. Melalui turnamen ini, temen-temen di kos-kosan bisa bersatu. Kompetisi bukan mencari musuh tapi silahturahmi sekaligus mencari bibit unggul,” pungkas Gineer

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved