KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

3 Pekan Usai Kenaikan BBM, Harga Sembako di Salatiga Naik, Akibatnya Daya Beli Warga Turun

3 Pekan Usai Kenaikan BBM, Harga Sembako di Salatiga Naik, Akibatnya Daya Beli Warga Turun

3 Pekan Usai Kenaikan BBM, Harga Sembako di Salatiga Naik, Akibatnya Daya Beli Warga Turun

Pasca naiknya harga bahan bakar minyak (BBM) membuat sejumlah harga sembako di Kota Salatiga naik.

Kepada wartawan Penjual sembako, Siti mengatakan bahwa harga bahan pokok yang naik yakni beras.
“Untuk beras harga sebelum naik itu rata-rata Rp 9200 per kilogram, untuk sekarang harga baru yakni Rp 9600 per kilogram,” kata Siti (26/9/2022).

Menurutnya harga beras yang paling tinggi yakni beras GH.

“untuk GH sebelumnya Rp 10.200 per kilogram, sekarang Rp 10.600 per kilogram,”

Untuk beras C4 Super harga sekarang Rp 9600 per kilogram.

“Harga C4 Super sebelumnya itu Rp 9200 per kilogram,” ujarnya.

Selain beras, harga bawang merah juga mengalami kenaikan harga.

“Bawang merah sekarang harganya Rp 35.000 per kilogram, harga sebelumnya Rp 30.000 per kilogram,” ucapnya.

Dirinya mengaku kacang hijau juga mengalami kenaikan harga.

“Kacang hijau dulu harganya Rp 20.000 untuk sekarang harganya Rp 24.000 per kilogram,” jelasnya.

Sementara itu, pembeli, cicilia mengatakan dengan naiknya harga bahan pokok dirinya mengurangi jumlah pembelian.

“Belinya jadi agak dikurangi dan mencari hal-hal yang lebih ekonomis,” kata cicilia.

Menurutnya dengan naiknya harga kebutuhan membuat memberatkan dirinya.

“Uang belanja tidak naik, sekarang apalagi membiayai anak sekolah dan yang lainnya membuat semakin berat,” ujarnya.

Pedagang sembako Siti saat diwawancarai wartawan

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

IMG-20250513-WA0020
Komunitas Zeusa USA, Tambah Tua Semakin Digdaya
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Hangus Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Tiga Rumah Warga di Tingkir Lor Sabtu Sore Ludes Terbakar, Kerugian 1 Milyar
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Semarang meminta rencana pengembangan panas bumi atau geotermal di kawasan Gedongsongo dan Sepakung dikaji ulang. Dalam audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (16/10/2026), PCNU menyoroti potensi dampak terhadap sumber mata air, pertanian, dan pariwisata serta mendorong studi banding ke daerah yang telah mengembangkan proyek serupa.
PCNU Kabupaten Semarang Minta Proyek Geotermal Dikaji Ulang, Ditengarai Ancam Pertanian dan Wisata
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
[pekok2]