URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan 12 kawasan industri baru yang diumumkan dalam CJIBF 2026 di Semarang, Senin (11/5/2026). Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menarik investor, dan membuka lapangan kerja dengan dukungan infrastruktur, digitalisasi, serta percepatan layanan perizinan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Jawa Tengah Siapkan 12 Kawasan Industri Baru, Dorong Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

Pembukaan Forum CJIBF ke-10 di Kota Semarang
Pembukaan Forum CJIBF ke-10 di Kota Semarang
featured-img

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri baru di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

Saat membuka gelaran Central Java Investment Business Forum 2026 di Semarang, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman menegaskan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi di tengah upaya mendorong pertumbuhan investasi. Menurutnya, Bank Indonesia terus menjaga inflasi dan stabilitas nilai tukar agar dunia usaha tetap bergerak, sekaligus memastikan likuiditas cukup bagi sektor produktif.

Selain itu, digitalisasi pembayaran melalui QRIS dan penguatan ekosistem ekonomi digital juga terus diperluas agar UMKM semakin efisien, mampu memperluas pasar, hingga menembus pasar global.

Ia juga menekankan pentingnya pendalaman pasar uang dan pasar keuangan untuk memperkuat pembiayaan investasi nasional. Aida menyebut UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional dan sumber pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah, sehingga UMKM Grande 2026 bukan sekadar pameran, melainkan bagian dari strategi mendorong UMKM naik kelas, go digital, dan go global. Menurutnya, investor saat ini mencari tiga hal utama, yakni kepastian, efisiensi, dan keberlanjutan.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, kementerian, dan dunia usaha menjadi kunci memperkuat daya saing investasi Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, saat ini Jawa Tengah tidak hanya menyiapkan dua kawasan industri, melainkan telah mengusulkan 12 kawasan industri baru yang tersebar di sejumlah kabupaten.

Beberapa daerah yang disiapkan antara lain Kebumen, Cilacap, Banyumas, Sragen, Demak, hingga Rembang.

“Banyak kawasan industri yang kita siapkan dan meminta pendampingan pemerintah pusat agar lebih cepat, sehingga investor lebih leluasa dan tempatnya sudah siap,” kata Ahmad Luthfi dalam gelaran CJIBF 2026 dan UMKM Grande 2026.

Menurutnya, fondasi ekonomi yang kuat menjadi syarat utama membangun kepercayaan investor terhadap Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Karena itu, pemerintah daerah terus menyiapkan proyek investasi yang matang dan siap ditawarkan kepada investor atau project ready to offer.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pertumbuhan investasi nasional. Dengan luas wilayah dan potensi kabupaten/kota yang besar, jumlah kawasan industri di Jawa Tengah dinilai masih perlu ditambah.

“Kawasan industri menjadi salah satu strategi mempercepat pertumbuhan investasi. Jawa Tengah masih memiliki ruang besar untuk menambah jumlah kawasan industri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat juga mendorong pembangunan infrastruktur yang terhubung langsung dengan sentra investasi dan kawasan industri, termasuk penguatan jalur logistik di Jawa Tengah.

Selain itu, Kementerian Investasi juga menyiapkan program yang memungkinkan pelayanan perizinan dilakukan langsung di kawasan industri. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat proses perizinan dan mempermudah pelaku usaha menjalankan bisnis.

Todotua menyebut, Jawa Tengah saat ini menjadi salah satu provinsi dengan capaian realisasi investasi tertinggi secara nasional. Tingginya investasi disebut turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang kini mencapai sekitar 5,7 persen.

Pada triwulan pertama 2026, nilai investasi di Jawa Tengah disebut telah mendekati Rp23 triliun dengan serapan tenaga kerja mencapai sekitar 95 ribu orang. Sementara sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp114 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 284 ribu orang.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus memberikan dampak langsung kepada masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi kerakyatan.

“Untuk menumbuhkan ekonomi diperlukan kolaborasi antara media, institusi, pemerintah provinsi, dan penguatan kualitas UMKM secara komprehensif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Mohamad Noor Nugroho mengatakan, CJIBF 2026 dan UMKM Grande menjadi ajang promosi investasi sekaligus produk unggulan daerah.

Menurutnya, promosi tidak akan berhenti di tingkat nasional. Bank Indonesia juga akan membawa potensi investasi dan produk unggulan Jawa Tengah ke pasar internasional melalui jaringan kantor perwakilan di luar negeri.

Selain promosi investasi, Bank Indonesia juga mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui berbagai program peningkatan keterampilan dan beasiswa guna menciptakan SDM unggul yang mampu mendukung pertumbuhan industri dan investasi di Jawa Tengah.

CJIBF adalah Forum bisnis tahunan yang dipelopori oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah ini resmi dibuka oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Senin 11 Mei 2026 di Semarang.

BACA JUGA :

Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia dari Jawa Tengah mencatat transaksi Rp2,94 miliar dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di JICC Jakarta, 20–23 Agustus. Capaian tersebut meningkat Rp1,93 miliar dibandingkan 2025, didorong perluasan produk terkurasi serta peluang kerja sama bisnis dengan pasar domestik dan mancanegara.
UMKM Jawa Tengah Mencatatkan Peningkatan Omzet Dalam KKI 2026
Lebih dari 100 UMKM binaan Bank Indonesia se-Jawa Tengah ambil bagian dalam Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta, 20–23 Agustus 2026, untuk memperluas akses pasar, pembiayaan, dan jejaring bisnis sekaligus memperkenalkan produk lokal berorientasi ekspor dan berkelanjutan.
KKI 2026: Saatnya UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing
Bank Indonesia memperkuat sistem pembayaran digital nasional melalui pengembangan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dan perluasan QRIS. Hingga Juni 2026, pengguna QRIS mencapai 65,77 juta orang dengan 44,86 juta merchant, yang 96,68 persen di antaranya merupakan UMKM. Sepanjang semester I-2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar dengan nilai Rp1,12 kuadriliun.
Kartu Kredit Indonesia Hadir, Perkuat Ekosistem Keuangan Digital Nasional
Bank Indonesia mencatat pengguna QRIS di Jawa Tengah mencapai 9,08 juta hingga Juni 2026, menempatkan Jateng sebagai provinsi dengan jumlah pengguna terbesar ketiga secara nasional. Pertumbuhan tersebut menunjukkan semakin luasnya penerimaan pembayaran digital, sementara jumlah merchant QRIS mencapai 4,52 juta dan menjadi yang terbesar keempat secara nasional.
Pengguna QRIS di Jateng Tembus 9,08 Juta, Terbesar Ketiga Nasional
Muat Lebih

INFOGRAFIS

TERKINI

Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri tersebut mengumpulkan sedikitnya 10 kantong sampah dan dilanjutkan pembagian nasi box kepada masyarakat serta dukungan bagi UMKM sekitar.
Gerakan Langit Biru Indonesia, Ratusan Kader Demokrat Salatiga Bersihkan Taman Tingkir
Ratusan kader Partai Demokrat Kota Salatiga menggelar aksi bersih-bersih di Taman Tingkir, Sidorejo Kidul, Kota Salatiga, Kamis (28/8/2026), sebagai bagian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat. Kegiatan...
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026) malam. Tim SAR gabungan mengevakuasi korban sekitar 2,5 jam kemudian dengan teknik HART. Korban mengalami cedera kepala, lengan, dan tungkai.
Pecinta Reptil Terjatuh ke Jurang 40 Meter Saat Herping di CLBK Ungaran
Seorang pecinta reptil, Galih Rizky F (20), terjatuh ke jurang sedalam sekitar 40 meter saat melakukan herping di kawasan Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK), Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Jumat (28/8/2026)...
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Rencana pengembangan energi panas bumi di Gunung Ungaran dan Telomoyo, Jawa Tengah, dinilai perlu menyeimbangkan kebutuhan energi bersih dengan perlindungan lingkungan dan kepentingan masyarakat. Dosen...
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi berawan diperkirakan muncul sore hingga awal malam, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.
29 Agustus 2026: Cuaca Semarang dan Jawa Tengah Cerah, Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan
BMKG melalui Stasiun Meteorologi Jenderal Ahmad Yani memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 29 Agustus 2026, didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada pagi dan siang hari. Kondisi...
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan kebutuhan pokok dan pemeriksaan kesehatan bagi penghuni panti sebagai bentuk kepedulian sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.
Peduli Sesama, Polwan Polres Salatiga Gelar Baksos hingga Gendong Bayi
Polwan Polres Salatiga menggelar bakti sosial dan bakti kesehatan di Panti Asuhan Bakti Luhur, Tegalrejo, Argomulyo, Jumat (21/9/2026), untuk menyambut Hari Jadi Polwan ke-78. Kegiatan diisi penyerahan...

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved