URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pemudik bernama Lia Nur (23) melahirkan bayi prematur di toilet Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Kamis (27/3/2025). Kepala Terminal Tingkir, Vicky Chandra Yanuar, mengungkapkan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang penumpang wanita yang hendak masuk ke toilet.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dramatis, Pemudik Melahirkan Prematur di Kamar Mandi Terminal Tingkir Salatiga

Dramatis, Pemudik Melahirkan Prematur di Kamar Mandi Terminal Tingkir Salatiga

Dramatis, Pemudik Melahirkan Prematur di Kamar Mandi Terminal Tingkir Salatiga

Seorang pemudik bernama Lia Nur (23) melahirkan bayi prematur di toilet Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, Jawa Tengah, pada Kamis (27/3/2025). Kepala Terminal Tingkir, Vicky Chandra Yanuar, mengungkapkan bahwa kejadian ini pertama kali diketahui oleh seorang penumpang wanita yang hendak masuk ke toilet.
Foto /Dok. Kepala Terminal Tingkir
Proses evakuasi penumpang yang melahirkan di Terminal Tingkir Salatiga Lihat Foto Proses evakuasi penumpang yang melahirkan di Terminal Tingkir Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Lia Nur (23) Seorang pemudik jurusan Kabupaten Sragen melahirkan di toilet Terminal Tipe A Tingkir Kota Salatiga, Jawa Tengah. Dalam konfirmasinya, Kepala Terminal Tingkir Kota Salatiga, Vicky Chandra Yanuar, mengatakan kejadian tersebut berlangsung pada Kamis (27/3/2025). “Kejadian ini diketahui pertama kali oleh salah satu penumpang wanita yang akan masuk ke toilet wanita,” ujarnya saat dihubungi, Minggu (30/3/2025).

“Saat ada penumpang yang akan masuk ke toilet wanita tersebut, tiba-tiba terdengar suara tangisan seorang wanita dari dalam toilet, dan setelah dicek oleh suami dan keluarga, diketahui bahwa ia melahirkan anak dengan usia kandungan 5 bulan atau prematur,” kata Vicky.

Menurut Vicky, petugas rampcheck yang melihat kejadian tersebut langsung berkoordinasi dan merapat ke RS Islam Tunas Harapan Salatiga yang letaknya berada di depan terminal.

“Setelah ambulans dan tim nakes tiba di terminal, pasien dan bayi segera ditangani serta langsung dibawa ke rumah sakit,” ungkap Vicky.

“Kurang lebih satu jam kemudian kami mendapatkan info lanjutan dari tim nakes bahwa bayi prematur tersebut tidak terselamatkan dan meninggal dunia, namun untuk ibunda masih dalam pemulihan,” katanya.

Vicky menambahkan jika pemudik tersebut bersama suami dan keluarganya berasal dari Kota Palembang ke Kabupaten Sragen dan transit di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga. “Transit dikarenakan ada penumpang lainnya yang turun di Salatiga,” ujarnya.

 

Vicky saat berikan keterangan pers soal penumpang yagn melahirkan

BACA JUGA :

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum dari berbagai daerah di Indonesia yang tergabung dalam DEMFASNA menyoroti pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) saat Silaturahmi Nasional di UIN Salatiga, Kamis (18/6/2026). Mereka meminta pemerintah mengevaluasi program prioritas agar tepat sasaran, transparan, akuntabel, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.
Gelar Silaturahmi Nasional di Salatiga, Mahasiswa Soroti Berbagai Program
Pemerintah Kabupaten Semarang akan menata kawasan Gembol di Bawen dan Tegal Panas di Bergas melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan organisasi kemasyarakatan. Penataan dilakukan untuk mengubah kawasan agar lebih bermanfaat bagi masyarakat, termasuk rencana pembangunan masjid di Gembol serta penyusunan konsep pemanfaatan lahan Tegal Panas dengan memperhatikan mekanisme ganti rugi bagi warga terdampak.
Dok! Gembol dan Tegal Panas Bakal Ditutup, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Komisi B DPRD Kabupaten Semarang mempertanyakan keabsahan izin penjualan minuman beralkohol yang dimiliki Over O Bar and Kitchen di Ungaran setelah hasil konfirmasi ke DPMPTSP dan Dinas Perdagangan menyatakan tidak pernah menerbitkan izin tersebut. Dewan meminta penjualan minuman beralkohol dihentikan sementara hingga status perizinan dan kepatuhan terhadap ketentuan jarak lokasi usaha serta kewajiban pajak dapat dipastikan sesuai aturan yang berlaku.
DPRD Kabupaten Semarang Soroti Izin Miras Over O, Penjualan Alkohol Diminta Dihentikan Sementara
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Panas Sebentar, Aksi Demo di Gedung DPRD Salatiga Mahasiswa-Polisi Saling Dorong
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan
Jalan Rusak Wringinputih Segera Dibeton, Perusahaan Tanggung Biaya Perbaikan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah