KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Belasan Ribu Kucing dan Anjing di Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencegahan Rabies

Belasan Ribu Kucing dan Anjing di Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencegahan Rabies

Belasan Ribu Kucing dan Anjing di Kabupaten Semarang Jadi Sasaran Pencegahan Rabies

Sejumlah kucing dan anjing mendapatkan vaksinasi anti-rabies di Puskeswan Tuntang, Rabu (16/9/2026). Foto: IST/ Diskominfo Kab. Semarang

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Kabupaten Semarang masih berstatus bebas rabies. Namun, kondisi tersebut tidak membuat pemerintah daerah lengah. Sebanyak 600 dosis vaksin anti-rabies disiapkan untuk mencegah munculnya kasus penyakit tersebut pada hewan penular rabies. Vaksinasi digelar Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang melalui sejumlah Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dan Tempat Pemeriksaan Kesehatan Hewan (TPKH).

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispertanikap, Yohana Diah Haruni mengatakan, hingga kini belum ditemukan kasus rabies di wilayah Kabupaten Semarang.

“Belum ditemukan kasus rabies di Kabupaten Semarang. Jawa Tengah juga berstatus bebas rabies. Pelaksanaan vaksinasi untuk upaya pencegahan,” kata Yohana, Rabu (16/9/2026).

Menurut dia, vaksinasi dilaksanakan secara rutin setiap September, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Rabies Sedunia yang diperingati setiap 28 September. Pelayanan vaksinasi dilakukan secara bertahap di sejumlah lokasi. Pada Rabu (16/9/2026), vaksinasi tersedia di Puskeswan Bancak, Kaliwungu dan Tuntang.

Selanjutnya, pelayanan berlangsung di Puskeswan Karangjati dan Susukan pada Kamis (17/9/2026), Puskeswan Getasan pada Senin (21/9/2026), serta Puskeswan Tegalwaton dan TPKH Dispertanikap pada Kamis (24/9/2026).

“Ada sekitar 828 ekor anjing dan 14.417 ekor kucing di Kabupaten Semarang yang perlu mendapat perhatian pemilik, terutama dari sisi kesehatan dan kebersihannya,” lanjutnya.

Yohana mengimbau masyarakat rutin menjaga kesehatan hewan peliharaan dan segera memeriksakannya ke dokter hewan apabila menunjukkan gejala sakit.

“Vaksinasi pencegahan dilakukan setahun sekali,” ujarnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kejadian gigitan hewan. Jika seseorang digigit hewan yang berpotensi menularkan rabies, korban diminta segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan observasi dan penanganan lebih lanjut.

“Hal itu untuk mencegah kefatalan karena keterlambatan penanganan,” tandasnya. (win)

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendorong peningkatan kesejahteraan anggota Linmas melalui perluasan kesempatan kerja sebagai tenaga keamanan dan kebersihan. Hal itu disampaikan saat Apel Besar Aslinmas dan Abpedmas se-Jawa Tengah di Stadion Pandanaran Wujil, Kabupaten Semarang, Rabu (30/9/2026), yang diikuti lebih dari 7.000 anggota Linmas.
Saat Peserta Apel Aslinmas Berebut Ajak Foto KDM dan Sherly Tjoanda
Toyota Land Cruiser LC 300 menjadi salah satu kendaraan yang menarik perhatian pengunjung GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome Universitas Diponegoro, Rabu (30/9/2026). SUV premium tersebut diperkenalkan kepada masyarakat Jawa Tengah dengan menawarkan perpaduan desain gagah, kabin mewah, performa kuat, serta kemampuan off-road.
Land Cruiser LC 300 Mencuri Perhatian di GIIAS Semarang 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Selasa, 6 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 27,7 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan berpotensi terjadi di sebagian pegunungan bagian tengah dan sekitarnya, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan tetap perlu diwaspadai.
06 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Pegunungan Jawa Tengah
[pekok2]